...

APEL SIAGA TIM PENDAMPING KELUARGA NUSANTARA BERGERAK


Diposting pada 13 Mei 2022, oleh DINKES


Apel Tim pendamping keluarga Nusantara bergerak adalah salah satu program upaya penurunan stunting.

Pembentukan TPK (Tim Pendamping Keluarga) yang telah dibentuk oleh BKKBN diharapkan lebih aktif . Dinas Kesehatan sebagai salah satu unsur penting dalam TPK yang terdiri dari Bidan/Nakes, Kader  dan PKK. Hal ini sesuai Perpres no 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting , bahwa dalam rangka mewujudkan sumber daya manusia yang sehat dan produktif, maka perlu segera dilakukan upaya percepatan penurunan stunting yang dilaksanakan secara holistic, integrative dan berkualitas melalui koordinasi , sinergi dan sinkronisasi di antara kementerian, pemda provinsi, pemda kabupaten/kota pemdes dan pemangku kepentingan. 

Di seluru Indonesia telah terbentuk kurang lebih sebanyak  600.000 TPK dan  telah aktif melaksanakan kegiatan pendampinan bagi keluarga. Dalam kegiatan apel siaga Tim Pendamping Keluarga Nusantara Bergerak di Kabupaten Subang Jawa Barat   yang juga diikuti secara zoom oleh seluruh kabupaten di Indonesia, Kepala Daerah di tingkat Propinsi antara lain ; Subang, Yogyakarta, Lombok Barat, Sumatera Selatan, Aceh Tengah .

Harapan untuk tahun mendatang adalah zero stunting dengan membagikan sepeda motor bagi TPK untuk mempermudah akses layanan dalam upaya percepatan penurunan stunting. Tantangan yang besar bagi kabupaten lain, terutama Kabupaten Jember, apakah yang dapat dilakukan untuk penurunan stunting di Kabupaten Jember.  

Ditampilkan juga Ikrar KUA yang dicanangkan dalam apel siaga tersebut ;

Catin diperiksa antropometri dan Hb nya

Faskes dilaksanakan oleh petugas di Faskes terdekat

Entry data ke Elsimil

Pemeriksaan kesehatan dan KIE Catin

Informasi kepada catin laki-laki

Ikrar TPK (Tim Pendamping Keluarga)

Peserta : Bidan, Tim PKK dan Kader KB, bersedia untuk melakukan :

Pendampingan catin untuk pemeriksaan kesehatan (3 bulan sebelumnya)

Pendampingan pada semua ibu hamil, pemeriksaan bumil, ANC, INC dan PNC

Pendampingan ibu pasca persalinan untuk ber KB

Pendampingan bayi untuk mendapatkan ASI sesuai anjuran

Pendampingan ibu dan balita untuk mendapatkan pelayanan di Posyandu

Pemeriksaan pada catin dilakukan dengan intensif dalam rangka persiapan catin laki-laki untuk mendapatkan sperma yang berkualitas (75 hari sebelum menikah). Oleh Karena itu, maka pemeriksaan pada catin dan KIE dilakukan 3 bulan prekonsepsi. Memperhatikan juga kebutuhan asupan mineral zink untuk prekonsepsi. 

Konsep PMT adalah penyediaan MT pangan local dengan prinsip higienis, aman dan memenuhi kebutuhan gizi. PMT dalam hal ini merupakan pemberian makanan dalam bentuk kudapan atau makanan selingan. PMT yang baik memiliki kandungan gizi yang dibutuhkan oleh balita, seperti energi, protein, lemak, karbohidrat, dan tambahan vitamin serta mineral. Pembuatan PMT ditekankan pada penggunaan pangan lokal, karena pangan lokal merupakan bahan makanan yang khas yang dikonsumsi oleh masyarakat setempat sesuai dengan potensi yang ada pada suatu daerah. Oleh karenanya dengan penggunakan pangan lokal tersebut juga turut serta melestarikan bahan makanan yang khas yang dihasilkan oleh daerah tersebut. Pangan local di beberapa daerah secara spesifik yaitu jagung, ubi jalar, singkong, kimpul, kacang kedelai, pisang, dan labu kuning  (waluh). 

Pemberian makanan tambahan yang diberikan kepada balita pada saat posyandu selama 90 hari makan, maka dari itu diharapkan membuat PMT yang sesuai dengan standar serta menggunakan bahan-bahan berbasis pangan lokal yang dihasilkan oleh masyarakat 

Salah satu contoh hambatan di masyarakat, yang disebutkan di Aceh bahwa di sana ada budaya bila sudah kenyang ya sudah. (berhenti makan) , dampaknya pada balita atau sasaran resiko tinggi mengalami masalah gizi kurang tentunya ini kurang baik.

Rencana tidak lanjut kegiatan ini adalah akan dilakukan  monitoring dan evaluasi, pada tanggal 30 Mei 2022 di seluruh desa.

 

 

 

 

Wes Wayahe Bekerja Lebih Baik Lagi !!!

 

 

**DH**


Dilihat sebanyak : 78 kaliBagikan ke Whatsapp