...

CEGAH HEPATITIS MELALUI KEBIASAAN HIDUP BERSIH DAN SEHAT


Diposting pada 18 Mei 2022, oleh DINKES


 

Akhir-akhir ini terjadi peningkatan kasus Hepatitis akut parah pada anak-anak yang belum diketahui penyebabnya baik di tingkat Global maupun di Indoneia. Selain itu masih diperlukan (dan sedang dilakukan) penelitian mendalam untuk mengetahui penyebab kasus.

Demi mencegah penyebaran  yang berkelanjutnya Direktorat  Penyehatan Lingkungan Menyelenggarakan Zoom pada hari Selasa, tanggal 17 Mei 2022 terkait dengan strategi untuk mencegah Hepatitis sedini mungkin.

Faktor risiko hepatitis dengan lingkungan :

-       Orang yang terinfeksi menyentuh makanan, hygiene personil yang buruk

-       Memanen kerang dari/perairan yang terpolusi limbah

-       Sistem pembuangan yang tidak tepat

-       Makanan yang tercemar / tidak masak sempurna

-       Sanitasi yang buruk   

Langkah pencegahan Hepatitis Akut yang dapat dilakukan secara mandiri :

-       Masyarakat agart tetap tenang dan berhati-hati

-       Mencuci tangan dengan sabun dan air bersih mengalir

-       Meminum air bersih yang matang

-       Makan makanan yang bersih dan matang penuh

-       Membuang tinja dan atau popok sekali pakai pada tempatnya

-       Menggunakan alat makan sendiri-sendiri

-       Memakai masker dan menjaga jarak

-       Mendeteksi secara dini jika menemukan anak-anak dengan gejala-gejala seperti kuning, mual/mutah, diare, nyeri perut, penurunan kesadaran/kejang, lesu, demam tinggi, untuk segera memeriksakan diri ke fasiltas pelayanan kesehatan terdekat. 

Peran dan Tanggungjawab Dinas Kesehatan  dan Puskesmas:

-       Memantau kewaspadaan dini

-       Memberikan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat serta upaya penegahannya melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

-       Menginformasikan kepada masyarakat untuk segera mengunjungi Fasiltas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) terdekat apabila mengalami ada kasus yang dicurigai

-       Membangun dan memperkuat jejaring kerja surveilans dengan lintas program dan lintas sektor terutama Dinas Pendidikan, Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota (Sekolah dan Pondok Pesantren)

-       Peningkatan pengawasan Tempat Pengelolaan Pangan dan Tempat Fasiltas Umum serta KIE kepada Penyelenggara fasilitas umum

-       Pemberdayaan masyarakat

 

Semoga Masyarakat Jember

Selalu sehat …


Dilihat sebanyak : 146 kaliBagikan ke Whatsapp