...

GIAT AKSI BERGIZI HARI INI……


Diposting pada 25 November 2022, oleh DINKES


J-GEMAR JELITA 

Jember, 25 Nopember 2022  hari beberapa puskesmas melaksanakan  kegiatan AKZI BERGIZI  dalam rangka upaya penurunan Angka stunting, angka  Kematian Ibu dan Bayi di Kabupaten Jember. Remaja harus disiapkan sejak dini sebaik mungki sehingga nanti siap menjadi generasi unggul dan berkualitas .

Pada kesempatan ini temen temen wilayah  telah berupaya memberikan transfer ilmu secara menarik dan digemas dengan trend yang kekinian sehingga akan berkesan di hati anak anak dan melekat sampai dewasa.  Dukungan dari lintas sektor tarkait kepada kami juga merupahkan kunci suksesnya giat ini. Kita semua peduli kepada Remaja. 

Kenapa Remajab Putri  ???

Remaja merupakan masa dimana peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa, yang telah meliputi semua perkembangan yang dialami sebagai persiapan memasuki masa dewasa. Perubahan perkembangan tersebut meliputi aspek fisik, psikis dan psikososial. Masa remaja merupakan salah satu periode dari perkembangan manusia. Remaja ialah masa perubahan atau peralihan dari anak-anak ke masa dewasa yang meliputi perubahan biologis, perubahan psikologis, dan perubahan sosial (Sofia & Adiyanti, 2013)

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang dapat dialami oleh semua kelompok umur mulai dari balita sampai usia lanjut. Riskesdas 2013 menunjukkan bahwa prevalensi anemia pada perempuan usia ≥15 tahun sebesar 22,7% sedangkan prevalensi anemia pada ibu hamil sebesar 37,1%.

Remaja putri ( rematri ) rentan menderita anemia karena banyak kehilangan darah pada saat menstruasi, rematri yang memasuki masa pubertas mengalami pertumbuhan pesat sehingga kebutuhan zat besi juga meningkat serta diet yang kadang keliru di kalangan rematri.  Rematri yang menderita anemia berisiko mengalami anemia saat hamil. Hal ini akan berdampak negatif terhadap pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan serta berpotensi menimbulkan komplikasi kehamilan dan persalinan. 

Oleh karena itu,  terdapat beberapa upaya pencegahan dan penanggulangan anemia yang dapat dilakukan oleh rematri diantaranya :

Meningkatkan asupan sumber makanan sumber zat besi seperti : hati, ikan, daging, unggas, sayuran berwarna hijau tua dan kacang – kacangan.

Fortifikasi bahan makanan dengan zat besi diantaranya  pada tepung terigu, beras, minyak goring, mentega dan beberapa snack.

Suplementasi zat besi

Inti giat AKZI BERGIZI ini adalah untuk mengajak remaja kita melaksanakan Pola Hidup Bersih dan Sehat dalam kehidupan sehari hari antara lain:

Melakukan Aktivitas fisik secara teratur

Membiasakan makan pagi atau sarapan

Minum tablet tambah darah 1 tablet setiap minggu 

Membisakan cuci tangan pakai sabun setelah beraktifitas dan mau makan

 

Puskesmas  yang melaksanakan giat hari ini

Bergizi Kecamatan Silo dan Launching Inovasi Gang Meri (Cegah Stunting dari Remaja Putri) diikuti oleh SMPN 1 Silo, SMPN 2 Silo, SMPN 3 Silo, SMPN 4 Silo.

Puskesmas Ajung. SMP 01 Ajung 

Puskesnas Jombang, MAN 3 Jombang 

Kegiatan Minum Tablet Tambah Darah (TTD) satu tablet setiap minggu berdasarkan hasil kajian dan penilitian  tidak berbahaya dan memang dibutuhkan  untuk mencegah anemia pada rematri. Maka untuk mengatasi masalah kekhawatiran tersebut, perlu diketahui oleh rematri bahwa :

Konsumsi zat besi secara terus menerus tidak akan menyebabkan keracunan karena tubuh mempunyai sifat autoregulasi zat besi. Bila tubuh kekurangan zat besi, maka penyerapan zat besi yang dikonsumsi akan banyak, sebaliknya bila tubuh tidak kekurangan maka penyerapan zat besi hanya sedikit sehingga aman dikonsumsi sesuai program.

Konsumsi TTD kadang menimbulkan efek samping berupa : nyeri/perih di ulu hati, mual muntah dan tinja berwarna hitam. Hal ini tidak berbahaya dan untuk mengurangi gejala di atas, sangat dianjurkan minum TTD setelah makan atau malam sebelum tidur.

Untuk meningkatkan penyerapan zat besi, sebaiknya TTD dikonsumsi bersama dengan buah – buahan sumber vitamin C ( jeruk, papaya, mangga, jambu biji dan lain lain) dan sumber  protein hewani ( hati, ikan, unggas dan daging ).

Hindari konsumsi TTD bersamaan dengan teh, kopi, tablet kalsium dosis tinggi dan obat sakit maag terutama yang mengandung kalsium karena akan menghambat penyerapan zat besi oleh tubuh.

Semoga dengan paparan di atas, rematri dapat menghilangkan kekhawatiran untuk minum TTD dan dapat meminum TTD setiap 1 kali seminggu sesuai harapan program.

 

Ayo Remaja Putri Minum TTD (tablet tambah darah)  setiap Hari !!!!


Dilihat sebanyak : 157 kaliBagikan ke Whatsapp