...

PEMUTAKHIRAN DATA PESERTA PBI JK DAN PBPU BP PEMDA KABUPATEN JEMBER


Diposting pada 19 Mei 2022, oleh DINKES


 

Kegiatan pertemuan rekonsiliasi dan pemutakhiran  data peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan dilaksanakan pada hari Rabu (18/05/2022) pukul 10.00 WIB s/d selesai bertempat di ballroom Hotel Meotel Jember. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan, Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, dan Dinas Sosial.

            Kegiatan tersebut dimulai oleh tim Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan yang menyampaikan tentang perubahan data Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Sosial Nomor 111/ Huk/2021 yang dapat di reaktivasi dan yang tidak dapat direaktivasi. Pengelolaan data peserta PBPU Pemda dengan jumlah peserta JKN-KIS segment PBPU Pemda pada bulan desember 2021 sampai dengan Bulan Mei 2022 yang meliputi:

1. Bulan Desember dengan total 174.367 Jiwa.

2. Bulan Januari 2022 dengan total 174.102 Jiwa.

3. Bulan Februari 2022 dengan total 174.024 Jiwa.

4. Bulan Maret 2022 dengan total 173.714 Jiwa.

5. Bulan April 2022 dengan total 122.186 Jiwa.

6. Bulan Mei 2022 dengan total 121.989 Jiwa.

            Pengelolaan data peserta Penerima Bantuan Iuran Propinsi terdapat Pengalihan dari Penerima Bantuan Iuran Provinsi ke Pemerintah Kabupaten Jember  hingga TMT 1 April 2022 sejumlah 10.044 Jiwa. Jumlah peserta Penerima Bantuan Iuran Provinsi sejumlah 34.795. Data yang sudah masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Penerima Bantuan Iuran JK sejumlah 22.325 dan untuk susulan ke Pemerintah Daerah sejumlah 12.204.

            Hasil Diskusi antara Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan dengan 3 OPD dari Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, dan Dinas Sosial terdapat permasalahan sebagai berikut :

1. Nomor Induk Kependudukan By. Ny yang terdapat pada Kartu Indonesia Sehat menjadi kesulitan dalam pengecekan data peserta dikarenakan Nomor Induk Kependudukan yang dimasukkan menggunakan nomor Kartu Keluarga.

2.  Terdapat Nomor Induk Kependudukan yang ganda. (1 orang bisa memiliki 4 NIK).

3. Terdapat data peserta dengan status pindah / sudah meninggal tetapi masih tetap aktif menjadi peserta Penerima Bantuan Iuran karena sistem pencatatan dan pelaporan dari Dinsos belum terupdate.

4.  Terjadi Kesalahan dalam penginputan Nomor Induk Kependudukan.

 

SARAN DARI HASIL DISKUSI

1. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memberikan hak akses berupa web portal kepada Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial untuk dapat mengakses Nomor Induk Kependudukan untuk mengetahui peserta tersebut benar merupakan warga penduduk Kabupaten Jember.

2. Dilakukan Validasi, Verifikasi dan Cleaning data Kepesertaan  Penerima Bantuan Iuran oleh Dinas Sosial.

3. Pengecekan data peserta dilihat berdasarkan Nomor Induk Kependudukan bukan dari Nomor Kartu Keluarga.


Dilihat sebanyak : 59 kaliBagikan ke Whatsapp