...

Rapat Koordinasi Tentang Realokasi Pupuk Bersubsidi di Kecamatan Panti Kabupaten Jember.


Diposting pada 26 September 2022, oleh DTPHP


Jum'at, 23 September 2022 bertempat di Banyumili Resto Glagahwero telah dilakukan rapat koordinasi tentang realokasi pupuk bersubsidi di Kecamatan Panti Kabupaten Jember.

Pada rapat kali dihadiri oleh Distributor Hidup Baru dan Kertopaten, Ketua paguyupan kios Kecamatan Panti, serta Tim Verval dan Tim e-RDKK Kecamatan Panti. Agenda yang di bahas adalah tentang realokasi pupuk subsidi untuk Kecamatan Panti sebesar 226 ton NPK dan 257 ton urea untuk kios se-Kecamatan Panti yang masih ada kuota e-RDKK.

Dengan adanya tambahan alokasi pupuk bersubsidi untuk Urea dan NPK diharapkan dapat memenuhi kekurangan kebutuhan pupuk bersubsidi untuk dua jenis pupuk tersebut. "Tentunya harus dilihat terkait pupuk bersubsidi yang sudah terserap oleh kios-kios, kemudian baru di kios mana saja yang masih ada sisa alokasi atau kuota RDKK, itu yang akan kita prioritaskan untuk mendapatkan alokasi tambahan" kata Nur Asiya Alfiyani yang merupakan Tim Verval Kecamatan Panti. Sedangkan dari pihak distributor mengaku siap akan menjalankan rekomendasi yang diberikan dari tim Verval maupun tim e-RDKK Kecamatan Panti. Asfar selaku Distributor Hidup Baru menyatakan bahwa dengan banyaknya keluhan dari petani terkait keterbatasan atau kekurangan pupuk saat ini dirinya berkomitmen untuk memastikan penyaluran pupuk bersubsidi ini tepat sasaran. Dengan demikian setidaknya dapat meringankan beban petani saat ini.

Pada pertemuan kali ini tim e-RDKK Kecamatan Panti juga mengingatkan bahwa untuk kios-kios agar bekerja sama dengan kelompok tani yang ada di desa terkait dengan pendataan e-RDKK tahun 2023. "Untuk tahun 2023 pastikan bahwa petani-petani yang terdaftar adalah petani-petani yang benar-benar mengusahakan lahan, kemudian lakukan skrining dan jika ditemukan petani-petani yang sudah meninggal segera dihubungi ahli warisnya untuk segera dilakukan penggantian data" ujar Tri Kurnia P yang merupakan salah satu tim input e-RDKK Kecamatan Panti. Pendapat tersebut juga didukung oleh petugas penyuluh lapang dan kios yang hadir dalam acara tersebut, "Hal ini penting dilakukan karena jika petani yang sudah tidak menguasai lahan datanya tidak diganti, maka nanti petani yang menguasai lahan itu tidak akan bisa mendapatkan pupuk bersubsidi, kan kasihan, kemudian untuk yang meninggal itu segera dicarikan gantinya, kalau tidak nanti tidak bisa terdaftar, bisa-bisa disalahkan lagi penyuluhnya, padahal kita sudah mengingatkan berkali-kali ke kelompok-kelompok Tani" tambah Umi Widarti dengan berapi-api.

Semoga hasil dari diskusi pada kesempatan kali ini dapat membawa manfaat bagi petani kedepannya. Acara yang berlangsung hangat dan penuh dengan semangat kebersamaan tersebut diakhiri dengan jamuan makan siang bersama


Dilihat sebanyak : 262 kaliBagikan ke Whatsapp