...

RAPAT PERSIAPAN WORKSHOP FORUM PAACLA


Diposting pada 11 Agustus 2022, oleh DINKES


Kamis, 11 Agustus 2022 di  Aula Bawah Pemda Jember  dilaksanakan giat  Rapat Persiapan Workshop Forum PAACLA. PAACLA  singkatan dari Partnership for Action Against Child Labour in Agriculture atau Kemitraan untuk Aksi Penanggulangan Pekerja Anak di Pertanian. PAACLA terbentuk pada tanggal 18 Oktober 2018.

Adapun yang hadir dalam pertemuan hari ini dari multi stakehollder antara lain :

DP3AKB

Dinas Kesehatan

Dinas Tenaga Kerja

DPMD

Dinas Pendidikan

Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan perkebunan

Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan

Dinas Perikanan

Kemetrian Agama

Dinas Kepemudaan dan olah raga

Dinas Pariwisata dan kebudayaan

Tim penggerak PKK

Ketua LPKP Jawa Timur

Ketua STAPA Center

Kepala SD Inpres Jember 

Ketua Fatayat NU 

Ketua Tanoker 

KPI

YPSM

PT Universal

PT AOI

PT MOR

PT Sampoerna

Lakpesdam NU

SD Inpers

 

Pertemuan dibuka oleh Bappeda Bapk Ismail. Kegiatan ini sebagai tindak lanjut penandatangan Deklarasi di Botani  tentang stop pekerja anak, saat ini kita perlu membahas bidang bidang untuk forum PAACLA Jember. 

Dinas Kesehatan dalam draf SK  masuk menjadi anggota Bidang Advokasi dan Pemberdayaan  dengan koordinator dari DPMD dan Wakil Ketua dari Tanoker.

Bapak Anwar Sholikhin direktur LPKP Jawa Timur. Diawali dari pekerja anak di bidang tembakau tetapi bisa ke pertanian lain yang bisa berkemungkinan memperkerjakan anak.  LPKP  Jawa Timur  tidak harus masuk di SK karena ini untuk Kabupaten Jember. Harapannya hari ini bisa kita finalkan SK tersebut. Dan semakin di gali dari jenis perkumpulan pertanian lainnya missal kelompok petani kakao, Petani lainnya. Disepakati bersama menjadi Forum PAACLA maka nanti SK dari PAACLA Nasional.

Sehingga digantikan sebagai wakil ketua dari Stapa Center, ada 3 bidang yang diusulkan yaitu :

Bidang Dokumentasi dan Publikasi 

Bidang Advokasi dan Pemberdayaan

Bidang Penarikan dan Penanggulangan Pekerja Anak

Perlu ada lebih dulu draf tujuan yang ingin dicapai oleh forum PAACLA sehingga akan bisa menjawab tugas dari masing masing bidang yang ada.

Bila disepakati dengan 3 bidang ini maka akan dilanjutkan mejadi aksi dari masing masing bidang. Saat ini banyak anak juga yang bekerja tetapi level keluarga karena anak anak  membantu keluarga disela sela kesibukkannya.

Peternakan juga masih memperkerjakan anak tapi tentunya sektor keluarga mungkin yang menjadi sorotan kita tentunya yang level industry.

Perikanan juga banyak yang bekerja pada sektor pemindangan yang faktor penyebabnya adalah dari kondisi ekonomi keluarga. 

Sebenarnya ada 3 point yaitu  anak yang bekerja, anak yang bekerja secara regular, anak yang bekerja terburuk. Pekerja anak yang usia diatas 15 tahun ini boleh untuk bekerja. Batasan Usia Kerja 15 tahun dengan waktu bekerja 3 jam.  

Peran Dinas Kesehatan dalam Bidang Advokasi dan Pemerdayaan adalah mengadvokasikan program Kesehatan dan Keselamatan Kerja  (K3) pada perusahaan perusahaan terutama pada  anak anak. Oleh karenanya tenaga kerja dalam bekerja perlu adanya pengetahuan tentang keselamatan dan kesehatan yang maju dan tepat, selain itu dalam bekerja juga diperlukan alat perlindungan diri (Perlengkapan K3) yang perlu disediakan berdasarkan SOPnya dan juga tingkat bahayanya pada suatu pekerjaan yang dilakukan di perusahaan.

Ada beberapa hal yang perlu dipetakan  Bidang berubah menjadi :

Pencegahan  (pembekalan mencegah anak masuk ke dunia kerja) juga peningkatan pendapatan keluarga) disini aksi kerjanya adalah untuk mempublikasikan dan dokumentasi.

Penanggulangan  (Bila ditemuai anak yang bekerja, perlu diadvokasi untuk penarikkan, bagaimana cara mengadvokasi), Sistem rujukan (setelah ditarik mau diapakan)

Pemberdayaan Pada Keluarga dan anaknya. ( Bagaimana keluarga mengatasi anak anak yang bekerja).

Apalagi di Jember sudah ada gugus tugas Kabupaten layak anak sehingga bisa di sinergikan dengan program tersebut.

 

 

Pohon jambu pohon salak 

Buah cempedak buah markisa

Kita cegah pekerja pada anak 

Untuk masa depan yang ceria 


Dilihat sebanyak : 111 kaliBagikan ke Whatsapp