81 Atlet Wushu Garuda Jember Berjuang di Kediri, Bawa Semangat dan Harapan Raih Prestasi
- 19 Oktober 2026
- Dibaca 122 Kali
Bagikan Via:
81 Atlet Wushu Garuda Jember Berjuang di Kediri, Bawa Semangat dan Harapan Raih Prestasi
JEMBER, 19 OKTOBER 2026 – Semangat untuk mengharumkan nama Kabupaten Jember menjadi bekal 81 atlet Wushu Garuda Jember saat mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Wushu Jawa Timur dan Open Wushu Piala Wali Kota Kediri 2026. Bukan sekadar mengejar kemenangan, para atlet juga membawa harapan untuk menunjukkan bahwa potensi olahraga Jember mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Dua kejuaraan tersebut berlangsung pada Jumat-Minggu, 16–18 Oktober 2026 di GOR Jayabaya, Kediri. Ajang ini menjadi kesempatan penting bagi para atlet untuk menguji hasil latihan, menambah pengalaman, sekaligus membangun mental bertanding menghadapi lawan dari berbagai daerah.
Sebelum bertolak ke arena pertandingan, para atlet dilepas langsung oleh Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Wushu Jember, Bambang Siswanto, yang akrab disapa Kwang, di kediamannya di Jember, sehari sebelum jadwal pertandingan dimulai.
Dalam kesempatan tersebut, Bambang memberikan motivasi kepada seluruh atlet agar tampil percaya diri dan tidak mudah menyerah. Ia ingin para atlet berani menunjukkan kemampuan terbaiknya, tanpa merasa minder menghadapi persaingan.
“Terus semangat, jangan mau kalah, dan harus yakin bahwa Jember mampu bersaing di level atas dalam Kejurprov Jawa Timur ini,” pesannya, dikutip Senin, 19 Oktober 2026.
Bagi Bambang, kepercayaan diri dan semangat pantang menyerah menjadi bagian penting dalam perjalanan seorang atlet. Namun, ia juga mengingatkan bahwa ambisi meraih prestasi harus tetap berjalan seiring dengan sikap sportif, disiplin, dan rasa hormat kepada lawan.
Kontingen Wushu Garuda Jember diperkuat 81 atlet. Dari jumlah tersebut, sebanyak 69 atlet mengikuti Kejurprov Wushu Jawa Timur, sementara 57 atlet berlaga di Open Wushu Piala Wali Kota Kediri 2026. Sejumlah atlet mengikuti kedua kejuaraan tersebut.
Selama pertandingan, para atlet didampingi tiga pelatih, yakni Hodoifah, Alifah Novrina, dan Naufal. Sementara itu, Sri Wahyuni dan Ivanna Seiline bertugas sebagai official yang membantu mendukung kebutuhan kontingen.
Keikutsertaan dalam dua ajang sekaligus diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi para atlet. Setiap pertandingan menjadi kesempatan untuk mengenali kekuatan dan kekurangan, memperbaiki teknik, serta mengasah ketenangan ketika menghadapi tekanan di arena.
Lebih dari sekadar medali, pengalaman bertanding juga menjadi bagian penting dalam membentuk karakter atlet. Kerja keras, kedisiplinan, keberanian, dan kemampuan menerima hasil pertandingan merupakan bekal yang akan dibawa dalam perjalanan olahraga mereka ke depan.
Dengan persiapan dan semangat yang telah dibangun, Wushu Garuda Jember diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik serta membawa nama Kabupaten Jember dengan penuh kebanggaan.
Perjuangan di Kediri pun menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk mengembangkan potensi atlet daerah, sekaligus membuktikan bahwa prestasi besar dapat dimulai dari keberanian untuk bertanding dan kemauan untuk terus berkembang. (mel)