ASN Wuluhan Diminta Aktif Publikasikan Program di Media Sosial
- 10 April 2026
- Dibaca 285 Kali
Bagikan Via:
ASN Wuluhan Diminta Aktif Publikasikan Program di Media Sosial
JEMBER, 10 APRIL 2026 – Aparatur sipil negara (ASN) di Kecamatan Wuluhan diminta lebih aktif memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan program pemerintah kepada masyarakat. Langkah ini dinilai penting guna memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta mencegah berkembangnya informasi yang tidak akurat.
Arahan tersebut disampaikan dalam kegiatan penyampaian materi optimalisasi publikasi media sosial bagi ASN dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang digelar di Aula Kecamatan Wuluhan, Selasa, 07 April 2026 pukul 13.00 WIB. Materi disampaikan oleh Yuni Ismardianti, staff Umum dan Kepegawaian Kecamatan Wuluhan.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut hasil rapat koordinasi bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) serta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember.
Ditemui Jumat, 10 April 2026, Yuni menegaskan bahwa penyampaian informasi melalui media sosial bukan sekadar formalitas, melainkan bagian penting dari pelayanan publik. Menurut dia, keterbukaan informasi menjadi kunci untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
“Melalui informasi yang disampaikan secara terbuka, masyarakat dapat mengetahui program yang sedang maupun yang akan dijalankan pemerintah. Ini penting untuk mencegah penyalahgunaan kewenangan sekaligus meningkatkan kepercayaan publik,” ujarnya.
Selain itu, kata dia, keterbukaan informasi juga dinilai mampu mendorong partisipasi masyarakat. Dengan mengetahui program yang tersedia, masyarakat dapat terlibat sebagai penerima manfaat, pengawas, maupun pemberi masukan.
Yuni menambahkan, keberhasilan program pemerintah tidak hanya ditentukan oleh perencanaan, tetapi juga oleh efektivitas penyampaian informasi. Program yang baik, kata dia, berpotensi tidak berjalan optimal apabila masyarakat tidak mengetahui atau tidak memahami cara mengaksesnya.
“Penyampaian informasi juga berfungsi sebagai sarana edukasi untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat, misalnya dalam bidang kesehatan, lingkungan, maupun kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah,” imbuhnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa komunikasi resmi dari pemerintah berperan penting dalam mencegah misinformasi. Tanpa informasi yang jelas, masyarakat berpotensi menerima kabar yang keliru atau tidak utuh.
Dalam kesempatan tersebut, Yuni juga meminta seluruh ASN dan PPPK untuk rutin melakukan unggahan konten setiap pekan. Ia menyebutkan, publikasi dijadwalkan setiap hari Jumat melalui media sosial masing-masing.
“Setiap materi yang sudah diterima mohon segera diunggah sesuai jadwal. Ini bagian dari tanggung jawab kita bersama,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya ketelitian dalam proses unggahan, terutama terkait kesesuaian tautan dan dokumentasi. “Pastikan link dan foto yang diunggah sudah sesuai. Setelah dipublikasikan, tidak perlu dihapus agar informasi tetap dapat diakses masyarakat,” tegasnya.
Langkah ini diharapkan menjadi penguatan standar komunikasi publik di lingkungan Kecamatan Wuluhan, sekaligus mendorong ASN lebih adaptif dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana pelayanan informasi yang cepat, tepat, dan dapat dipercaya. (riz)