Bakesbangpol Jember Dorong Penguatan Peran Perempuan dalam Ketahanan Keluarga dan Kepedulian Lingkungan
- 11 Juni 2026
- Dibaca 33 Kali
Bagikan Via:
Bakesbangpol Jember Dorong Penguatan Peran Perempuan dalam Ketahanan Keluarga dan Kepedulian Lingkungan
JEMBER, 10 JUNI 2026 – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember mendukung penguatan peran perempuan dalam pembangunan daerah melalui peningkatan kapasitas organisasi kemasyarakatan dan perempuan. Komitmen tersebut terlihat dalam kehadiran Kepala Bidang Politik Dalam Negeri (Poldagri) Bakesbangpol Kabupaten Jember, Dwi Handarisasi, S.Psi., M.Si., pada Rapat Koordinasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Jember bersama Unsur Pelaksana DWP se-Kabupaten Jember yang berlangsung di Aula BKPSDM Kabupaten Jember, Selasa 09 Juni 2026.
Kegiatan yang diikuti oleh pengurus dan anggota DWP dari berbagai perangkat daerah tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas perempuan dalam bidang ekonomi keluarga, pengelolaan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.
Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Bakesbangpol Kabupaten Jember, Dwi Handarisasi, menyampaikan bahwa organisasi perempuan memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat ketahanan keluarga, serta mendukung pembangunan daerah dari tingkat keluarga hingga masyarakat.
Menurutnya, pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi perempuan seperti Dharma Wanita Persatuan. Melalui berbagai program pemberdayaan yang dijalankan, DWP dinilai mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan membangun kesadaran sosial masyarakat.
“Perempuan memiliki posisi yang sangat penting dalam keluarga maupun masyarakat. Ketika perempuan berdaya, maka keluarga akan semakin kuat dan pada akhirnya akan memberikan kontribusi terhadap terciptanya masyarakat yang harmonis, produktif, dan memiliki ketahanan sosial yang baik,” ujarnya.
Dwi menambahkan, salah satu tugas Bakesbangpol adalah memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan serta membangun kehidupan sosial yang harmonis dan kondusif. Karena itu, peningkatan kapasitas organisasi perempuan menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat persatuan, kesatuan, dan ketahanan bangsa dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga.
Sementara itu, Penjabat Ketua DWP Kabupaten Jember, Widiyaning Endah Purwesti, dalam sambutannya mengajak seluruh anggota untuk terus menggali dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Menurutnya, anggota DWP memiliki peluang besar untuk mengembangkan usaha produktif yang dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga.
“Setiap anggota memiliki potensi yang dapat dikembangkan, baik di bidang usaha mikro, keterampilan, maupun kreativitas lainnya. Tugas kita bersama adalah menemukan, membina, dan membantu mengembangkan potensi tersebut agar dapat menjadi sumber penguatan ekonomi keluarga,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, DWP Kabupaten Jember juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan produk hasil karya anggota agar memiliki nilai tambah ekonomi dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Selain penguatan ekonomi keluarga, rapat koordinasi juga menitikberatkan pada peningkatan kesadaran lingkungan, khususnya terkait pengelolaan sampah. Para peserta diajak untuk membangun budaya ramah lingkungan melalui langkah sederhana seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan membiasakan penggunaan tumbler dalam aktivitas sehari-hari.
Menurut Dwi Handarisasi, kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab sosial masyarakat yang perlu ditanamkan sejak dalam keluarga. Kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan akan berdampak positif terhadap kualitas hidup masyarakat sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Kesadaran menjaga lingkungan harus dimulai dari keluarga. Ketika keluarga mampu menerapkan pola hidup yang peduli lingkungan, maka akan tercipta masyarakat yang lebih sadar dan bertanggung jawab terhadap keberlangsungan lingkungan hidup,” ujarnya.
Sebagai bentuk penguatan kapasitas anggota, kegiatan rakor menghadirkan materi pemanfaatan sampah anorganik menjadi produk bernilai ekonomi yang disampaikan oleh Susiyatik, SP. Dalam sesi tersebut, peserta memperoleh pengetahuan mengenai pengolahan sampah menjadi berbagai produk kreatif yang memiliki nilai jual dan dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi keluarga.
Selanjutnya, materi mengenai pengelolaan sampah organik disampaikan oleh Rini Nur Intani, S.Pd. Para peserta diberikan pemahaman tentang pentingnya pemilahan sampah dari rumah tangga serta pemanfaatan sampah organik menjadi kompos dan produk bermanfaat lainnya.
Bakesbangpol Kabupaten Jember memandang kegiatan semacam ini sebagai langkah positif dalam memperkuat kapasitas organisasi perempuan sekaligus membangun kesadaran masyarakat terhadap isu-isu strategis, seperti ketahanan keluarga, pemberdayaan ekonomi, dan pelestarian lingkungan.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan perempuan, diharapkan tercipta masyarakat yang semakin mandiri, berdaya saing, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan dan pembangunan daerah. Penguatan peran perempuan juga diyakini menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkokoh persatuan di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang terus berkembang. (but)