logo ppid jember kim
Oleh : Badan Kesatuan Bangsa dan Politik

Bakesbangpol Jember Perkuat Rencana Aksi Bela Negara hingga Tingkat Daerah

  • 14 September 2026
  • Dibaca 28 Kali
Bagikan Via:
bakesbangpol-jember-perkuat-rencana-aksi-bela-negara-hingga-tingkat-daerah-20260914

Bakesbangpol Jember Perkuat Rencana Aksi Bela Negara hingga Tingkat Daerah

JEMBER, 14 SEPTEMBER 2026 - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember memperkuat Rencana Aksi Bela Negara (RABN) hingga tingkat daerah. Penguatan tersebut dilakukan melalui penyelarasan kebijakan, perencanaan program, serta koordinasi lintas sektor agar aksi bela negara dapat diterapkan secara nyata dan berkelanjutan di Kabupaten Jember.

Upaya tersebut dilakukan Bakesbangpol Jember usai mengikuti kegiatan Optimalisasi Pembinaan Rencana Aksi Kesadaran Bela Negara Kabupaten/Kota se-Jawa Timur yang berlangsung pada 9-10 September 2026 lalu di Aula Majapahit, Kantor Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur.

Bakesbangpol Jember dalam kegiatan tersebut diwakili Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa, Teguh Kurniawan, S.Sos., bersama dua staf. Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari langkah daerah untuk memperkuat kapasitas dalam menerjemahkan kebijakan bela negara ke dalam rencana aksi yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik Kabupaten Jember.

Sejumlah materi strategis dibahas dalam kegiatan tersebut. Di antaranya arah kebijakan Rencana Aksi Bela Negara di daerah, integrasi anggaran RABN ke dalam dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Rencana Kerja (Renja), serta tindak lanjut penyusunan RABN di tingkat kabupaten/kota.

Bagi Bakesbangpol Jember, penguatan perencanaan menjadi bagian penting dalam memastikan program bela negara tidak berhenti pada kegiatan seremonial. RABN perlu diterjemahkan menjadi program yang mampu membangun kesadaran masyarakat, memperkuat karakter kebangsaan, sekaligus mendukung ketahanan daerah.

Integrasi RABN ke dalam RKPD dan Renja juga menjadi perhatian penting. Dengan masuk dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah, program bela negara diharapkan memiliki arah, indikator, serta dukungan penganggaran yang lebih jelas sehingga dapat dilaksanakan secara terukur dan berkelanjutan.

Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Bakesbangpol Jember, Teguh Kurniawan, S.Sos., mengatakan nilai-nilai bela negara perlu diterjemahkan ke dalam berbagai program yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

“Bela negara bukan hanya persoalan pertahanan negara, tetapi bagaimana setiap masyarakat memiliki kesadaran untuk menjaga persatuan, mencintai tanah air, menaati aturan dan memberikan kontribusi positif bagi daerah maupun bangsa,” ujar Teguh, saat ditemui di Jember, Senin 14 September 2026.

Menurut Teguh, Bakesbangpol Jember memiliki peran strategis dalam memperkuat wawasan kebangsaan dan karakter masyarakat. Karena itu, hasil pembinaan di tingkat Provinsi Jawa Timur akan menjadi bahan untuk menyusun dan memperkuat langkah Bakesbangpol Jember dalam mengimplementasikan RABN di daerah.

“Kami akan menindaklanjuti hasil kegiatan ini dengan melihat kebutuhan dan kondisi di Kabupaten Jember. Rencana aksi harus disusun secara realistis, terintegrasi dan melibatkan perangkat daerah serta seluruh pemangku kepentingan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan RABN membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar program bela negara tidak berjalan sendiri-sendiri. Pemerintah daerah, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, generasi muda, serta berbagai elemen masyarakat memiliki ruang untuk mengambil bagian sesuai tugas dan perannya.

Penguatan RABN di tingkat daerah juga dinilai relevan dengan upaya menjaga kondusivitas Kabupaten Jember. Kesadaran kebangsaan yang kuat diharapkan menjadi salah satu modal sosial masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan, seperti konflik sosial, intoleransi, radikalisme, disintegrasi, serta berbagai ancaman terhadap persatuan.

Melalui tindak lanjut kegiatan tersebut, Bakesbangpol Jember akan mendorong agar RABN tidak sekadar menjadi dokumen perencanaan, melainkan menjadi pedoman dalam menghadirkan aksi nyata di tengah masyarakat.

“Target akhirnya adalah bagaimana kesadaran bela negara tumbuh menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jember. Ketika masyarakat memiliki rasa cinta tanah air, tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan sosialnya, maka ketahanan daerah juga akan semakin kuat,” pungkas Teguh. (but)

Galeri Foto