BKB Bougenville 37 Manfaatkan Waktu Tunggu PAUD untuk Edukasi Pengasuhan Keluarga
- 10 Oktober 2026
- Dibaca 5 Kali
Bagikan Via:
BKB Bougenville 37 Manfaatkan Waktu Tunggu PAUD untuk Edukasi Pengasuhan Keluarga
JEMBER, 10 OKTOBER 2026 – Waktu orang tua menunggu anak mengikuti pembelajaran di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang bermanfaat. Hal tersebut diterapkan melalui Bina Keluarga Balita (BKB) Bougenville 37, Desa Rambigundam, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember. Saat anak belajar, para ibu juga mendapatkan kesempatan untuk menambah pengetahuan mengenai pengasuhan dan tumbuh kembang anak.
Kegiatan BKB ini dilaksanakan secara rutin setiap Jumat dengan sasaran ibu yang memiliki balita serta ibu hamil. Pelaksanaan pada Jumat, 09 Oktober 2026, menjadi bagian dari upaya memberikan edukasi kepada keluarga agar semakin memahami kebutuhan anak dan peran orang tua dalam mendampingi masa perkembangannya.
Ketua BKB Bougenville 37 menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang agar waktu tunggu orang tua tidak terbuang begitu saja. Ketika anak mengikuti pembelajaran PAUD, ibu dapat mengikuti kegiatan BKB dan memperoleh materi yang dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga.
“Ketika ibu balita menunggu anaknya belajar PAUD, ibunya juga belajar agar mendapatkan ilmu pengasuhan,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan BKB mencakup pemberian materi mengenai pengasuhan anak serta tugas yang dapat dikerjakan orang tua di rumah. Tugas tersebut berupa stimulasi terhadap kemampuan anak yang belum tercapai sesuai tahap usianya. Dengan cara ini, proses belajar tidak berhenti ketika kegiatan BKB selesai, tetapi dapat dilanjutkan melalui pendampingan orang tua dalam keseharian.
Stimulasi yang dilakukan di rumah menjadi bagian penting untuk membantu orang tua lebih memperhatikan perkembangan anak. Orang tua dapat memahami kemampuan yang perlu dilatih, memberikan kesempatan kepada anak untuk belajar, serta mendampingi proses perkembangannya sesuai usia. Pendekatan ini juga membantu keluarga melihat bahwa pengasuhan membutuhkan keterlibatan aktif, bukan hanya pemenuhan kebutuhan fisik anak.
Selain memberikan edukasi pengasuhan, BKB Pos PAUD Bougenville 37 turut membantu keluarga yang belum memiliki dokumen kependudukan, seperti kartu keluarga (KK) atau akta kelahiran. Dukungan tersebut menjadi bagian dari perhatian terhadap kebutuhan keluarga peserta, sehingga mereka dapat memperoleh informasi dan bantuan terkait kelengkapan administrasi kependudukan.
Kegiatan BKB juga mendukung program Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, termasuk Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) dan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting). Dukungan terhadap keterlibatan ayah terlihat dalam keseharian di lingkungan PAUD, ketika beberapa anak diantar maupun dijemput oleh ayah mereka.
Keterlibatan ayah dalam pengasuhan menjadi hal yang perlu terus didorong agar tanggung jawab mendampingi tumbuh kembang anak tidak hanya dibebankan kepada ibu. Kehadiran ayah dalam aktivitas anak, termasuk mengantar dan menjemput sekolah, dapat menjadi bagian dari keterlibatan keluarga dalam mendukung kebutuhan anak.
Dengan pelaksanaan rutin setiap Jumat, BKB Bougenville 37 menghadirkan ruang belajar bagi orang tua yang terhubung langsung dengan kegiatan PAUD. Harapannya, pengetahuan yang diperoleh tidak hanya dipahami saat pertemuan, tetapi juga diterapkan di rumah melalui stimulasi, pengasuhan yang sehat, dan keterlibatan kedua orang tua dalam mendampingi anak. (nay)