BPBD Jember Ikuti Workshop Peta Digital BIG, Perkuat Integrasi Data Geospasial Antar-OPD
- 07 Mei 2026
- Dibaca 120 Kali
Bagikan Via:
BPBD Jember Ikuti Workshop Peta Digital BIG, Perkuat Integrasi Data Geospasial Antar-OPD
JEMBER, 07 MEI 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember mengikuti Workshop Peta Digital bersama Badan Informasi Geospasial (BIG) yang digelar di Hotel Rembangan, Rabu-Kamis 06-07 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperkuat tata kelola data spasial dan informasi geospasial terintegrasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD).
Workshop yang diselenggarakan berdasarkan Surat Undangan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember Nomor: 500.14.5/119.17/35.09.323/2026 tanggal 29 April 2026 itu diikuti sejumlah OPD, mulai dari BPBD, Diskominfo, Bapperida, BPKAD, Dinsos PPPA, Dinas PUPR, Dinas Pendidikan, hingga unsur perguruan tinggi dan BIG.
Kegiatan menghadirkan sejumlah pemateri dari BIG dan akademisi. Materi Tata Kelola Data dan Informasi Geospasial disampaikan oleh M. Nur Qomari Adi Wijaya. Dalam paparannya, peserta dikenalkan pada konsep dasar data geospasial, pengumpulan dan pengolahan data, fungsi data geospasial dalam pemerintahan, hingga jaringan informasi geospasial nasional.
Sementara itu, praktikum Sistem Informasi Geografis (SIG) terkait konversi data tabular ke data spasial dan interoperabilitas data sesuai Katalog Unsur Geografi Indonesia (KUGI) dipandu oleh Amirul Hajri. Peserta mendapatkan pelatihan penggunaan aplikasi QGIS untuk pengolahan data spasial dan integrasi data statistik dengan data spasial masing-masing OPD.
Pada hari kedua, materi mengenai PPIIG Tapal Kuda disampaikan oleh Bayu Taruna Widjaja Putra. Ia menjelaskan peran PPIIG Tapal Kuda sebagai mitra resmi BIG dalam pembinaan simpul jaringan informasi geospasial di wilayah Tapal Kuda, termasuk Kabupaten Jember.
Selain itu, peserta juga mengikuti praktikum pengisian metadata geospasial dan pelatihan unggah data spasial ke website Geoportal Jember. Portal tersebut nantinya menjadi pusat pengumpulan dan penyebarluasan data geospasial Kabupaten Jember yang dapat diakses lintas OPD.
Perwakilan BPBD Jember, Nanang Ahmad Fauzi, mengatakan kegiatan tersebut sangat penting dalam mendukung peningkatan kapasitas pengelolaan data kebencanaan berbasis spasial. Menurut dia, data geospasial memiliki peran penting dalam proses mitigasi dan penanganan bencana di daerah.
“Melalui workshop ini, kami mendapatkan pemahaman tentang penyusunan data spasial yang terstandar dan terintegrasi. Data tersebut nantinya sangat membantu BPBD dalam pemetaan daerah rawan bencana, penanganan darurat, hingga penyusunan langkah mitigasi,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Venny Nur Farida. Ia menilai pemanfaatan Geoportal Jember akan mempermudah koordinasi antar-OPD karena seluruh data spasial dapat diakses melalui satu sistem terpadu.
“Dengan adanya Geoportal Jember, pertukaran data antarinstansi menjadi lebih cepat dan efisien. Ini akan sangat mendukung pengambilan keputusan berbasis data, terutama dalam situasi kebencanaan maupun pembangunan daerah,” katanya.
Hasil workshop menunjukkan kegiatan berlangsung lancar dan tertib. Selain itu, setiap OPD diharapkan mampu mengunggah data spasial lengkap beserta metadata yang telah sesuai standar KUGI sehingga dapat dimanfaatkan bersama sesuai kebutuhan pemerintahan daerah. (tgh)