BPBD Jember Salurkan 2.500 Liter Air Bersih untuk 45 KK Terdampak Kekeringan di Desa Tegalwaru
- 05 Oktober 2026
- Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
BPBD Jember Salurkan 2.500 Liter Air Bersih untuk 45 KK Terdampak Kekeringan di Desa Tegalwaru
JEMBER, 05 OKTOBER 2026— Pemerintah Kabupaten Jember melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali melaksanakan distribusi bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di RT 04/RW 02, Dusun Klayu, Desa Tegalwaru, Kecamatan Mayang, Minggu (4/10/2026).
Kegiatan tersebut merupakan distribusi air bersih tahap ketiga sebagai bentuk respons Pemerintah Kabupaten Jember terhadap dampak musim kemarau yang menyebabkan masyarakat mengalami kesulitan memperoleh air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, sebanyak 45 kepala keluarga (KK) di wilayah RT 04/RW 02 Dusun Klayu membutuhkan bantuan air bersih, khususnya untuk kebutuhan minum dan memasak.
Kondisi kekeringan terjadi karena sebagian besar masyarakat setempat masih mengandalkan sumur sebagai sumber air bersih. Sementara itu, di wilayah tersebut belum tersedia jaringan pipanisasi yang mengalir langsung ke rumah warga. Dampak musim kemarau menyebabkan sumur-sumur warga dengan kedalaman sekitar 12 hingga 15 meter mengalami kekeringan.
Akibat kondisi tersebut, sebagian warga harus mengambil air bersih dari wilayah Pasar Sapi yang berjarak sekitar satu kilometer dari permukiman. Sebagian warga lainnya terpaksa membeli air galonan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi. Sementara untuk kebutuhan mandi dan mencuci, warga memanfaatkan air sungai.
Penanganan dilakukan setelah adanya laporan masyarakat melalui kanal Wadul Gus e ID WhatsApp yang disampaikan oleh Lusiana terkait permohonan penanganan kekeringan dan kesulitan air bersih di wilayah tersebut.
Tim BPBD Kabupaten Jember kemudian bergerak menuju lokasi sekitar pukul 13.00 WIB dan tiba pada pukul 13.30 WIB. Dalam kegiatan tersebut, BPBD menyiapkan dua tandon dengan kapasitas masing-masing 1.200 liter sebagai tempat penampungan air bersih bagi masyarakat.
Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kabupaten Jember turut melaksanakan pendampingan dalam proses distribusi. Sementara itu, Perumdam Tirta Pandalungan menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 2.500 liter ke tandon yang disediakan BPBD serta kepada warga yang membutuhkan.
Kegiatan distribusi air bersih tersebut selesai pada pukul 16.30 WIB. Hingga 4 Oktober 2026, total bantuan air bersih yang telah didistribusikan di wilayah tersebut mencapai 7.500 liter.
BPBD Kabupaten Jember merekomendasikan agar bantuan air bersih kembali disalurkan secara berkala setiap tiga hari sekali menggunakan tangki berkapasitas 2.500 liter. Selain itu, koordinasi dengan perangkat daerah terkait akan terus dilakukan guna mendapatkan penanganan lebih lanjut terhadap permasalahan ketersediaan air bersih di wilayah terdampak.
“Distribusi air bersih ini merupakan bentuk respons terhadap laporan dan kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan. Kami akan terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan dinas terkait agar kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi,” ujar Firman Arifianto, personel TRC BPBD Kabupaten Jember.
Dalam kegiatan tersebut, BPBD Kabupaten Jember bersinergi dengan perangkat desa, RT/RW, serta masyarakat setempat. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif tanpa kendala.
Pemerintah Kabupaten Jember melalui BPBD akan terus melakukan pemantauan terhadap wilayah yang terdampak kekeringan serta mengupayakan langkah penanganan sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan. (bob)