BPBD Jember Tanamkan Budaya Siaga Bencana dan Peduli Lingkungan Lewat SIMBA di Arjasa
- 18 Juni 2026
- Dibaca 2 Kali
Bagikan Via:
BPBD Jember Tanamkan Budaya Siaga Bencana dan Peduli Lingkungan Lewat SIMBA di Arjasa
Jember - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember terus memperkuat upaya edukasi kebencanaan kepada generasi muda melalui kegiatan Simulasi Bencana Alam (SIMBA) dan Penanaman Pohon yang digelar di kawasan Wisata Citra Mandiri (WCM), Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa, Kamis 18 Juni 2026. Kegiatan ini melibatkan siswa-siswi SMP Al Irsyad Al Islamiyyah bersama berbagai pemangku kepentingan sebagai bagian dari penguatan budaya sadar bencana dan pelestarian lingkungan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Permohonan Edukasi Kebencanaan dari SMP Al Irsyad. Tim BPBD Kabupaten Jember yang terdiri dari lima personel berangkat menuju lokasi pada pukul 08.00 WIB dan memulai rangkaian kegiatan setelah tiba pukul 08.19 WIB. Seluruh agenda selesai pada pukul 11.00 WIB.
Dalam pelaksanaannya, BPBD Kabupaten Jember berkolaborasi dengan SMP Al Irsyad Al Islamiyyah, Pemerintah Desa Arjasa, Cabang Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, serta pengelola Wisata Citra Mandiri. Kolaborasi tersebut bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada para pelajar mengenai pentingnya mitigasi bencana sekaligus menjaga kelestarian alam.
Melalui kegiatan SIMBA, para siswa memperoleh pemahaman mengenai upaya pengurangan risiko bencana, pentingnya kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat, serta peran masyarakat dalam meminimalkan dampak bencana. Selain itu, kegiatan penanaman pohon menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan menjaga keseimbangan ekosistem sebagai bagian dari mitigasi jangka panjang.
BPBD Kabupaten Jember menilai bahwa pendidikan kebencanaan sejak dini merupakan investasi penting dalam membangun masyarakat yang tangguh menghadapi berbagai ancaman bencana. Penanaman pohon yang dilakukan bersama peserta juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap kelestarian hutan dan lingkungan hidup.
Salah satu hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah meningkatnya kesadaran (awareness) siswa-siswi mengenai pengurangan risiko bencana, bertambahnya pemahaman tentang pentingnya menjaga hutan dan pohon bagi keberlangsungan kehidupan, serta tumbuhnya semangat mencintai lingkungan melalui aksi nyata.
Anggota BPBD Kabupaten Jember, M. Miftachul Munir, S.T., menyampaikan bahwa edukasi kebencanaan perlu diberikan secara berkelanjutan kepada generasi muda agar mereka memiliki kesiapsiagaan sejak dini.
“Melalui kegiatan Simulasi Bencana Alam dan penanaman pohon ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa mitigasi bencana dan pelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Harapannya, para pelajar tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki kepedulian dan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Dengan kegiatan ini, BPBD Kabupaten Jember berharap budaya tangguh bencana dapat terus tumbuh di kalangan pelajar sekaligus memperkuat komitmen menjaga lingkungan demi masa depan yang lebih aman dan berkelanjutan. (Bob)