Bukan Sekadar Menua, Lansia Sempusari Dibekali Strategi Lewat Sosialisasi Pemberdayaan
- 11 Juni 2026
- Dibaca 19 Kali
Bagikan Via:
Bukan Sekadar Menua, Lansia Sempusari Dibekali Strategi Lewat Sosialisasi Pemberdayaan
JEMBER, 11 JUNI 2026- Kelurahan Sempusari menggelar sosialisasi "Pemberdayaan Lansia Tangguh" yang dirangkai dengan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga lanjut usia (lansia) di aula kelurahan setempat, Rabu, 10 Juni 2026.
Kegiatan ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk membina keluarga dan memberdayakan para lansia agar tetap sehat, mandiri, aktif, serta bermartabat. Menggandeng Puskesmas Mangli, program ini difokuskan pada penguatan tujuh dimensi utama agar kelompok usia senja tidak menjadi beban ekonomi, melainkan tetap menjadi individu yang produktif dan berkualitas.
Acara dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan sambutan hangat dari Lurah Sempusari, Husein Satria Mahardhika, serta sambutan dari Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Kaliwates, Sujirman.
Pertemuan penting ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah dan keamanan, di antaranya Sukmana selaku perwakilan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jember, Kepala Puskesmas Mangli dr. Vivi Agus Setyowati, Babinsa Kelurahan Sempusari Desy Antona dan Ricky Ricardo, serta Babhkamtibmas Anang Mujiono.
Dalam sesi materi inti, Penanggung Jawab (Pj) Lansia Puskesmas Mangli, Firdaus, memaparkan secara komprehensif mengenai konsep "Lansia Tangguh" yang berpedoman pada tujuh dimensi utama, yaitu dimensi spiritual, fisik, intelektual, emosional, sosial kemasyarakatan, vokasional, dan lingkungan. Firdaus menekankan bahwa pemahaman mengenai lansia tangguh sangat krusial mengingat kerentanan fisik yang meningkat pada fase usia ini.
"Memasuki usia lanjut, tubuh mengalami penurunan fungsi anatomis dan fisiologis secara alami. Mengapa kita perlu memahami konsep Lansia Tangguh? Karena pada usia ini, tubuh menjadi sangat rentan dan gampang terserang berbagai infeksi, terutama pada saluran pernapasan, serta penyakit degeneratif lainnya. Lewat strategi tujuh dimensi ini, kita intervensi bukan hanya fisiknya, tapi juga mental dan sosialnya agar mereka tetap berdaya," ujar Firdaus saat memaparkan materi.
Sinergi dalam kegiatan ini diwujudkan melalui penyediaan layanan cek kesehatan gratis yang diinisiasi langsung oleh pihak Kelurahan Sempusari melalui permohonan resmi kepada pihak Puskesmas Mangli. Pemeriksaan medis yang disediakan bagi para lansia kali ini meliputi pengukuran tekanan darah (tensi), pengecekan kadar kolesterol, serta pemeriksaan gula darah.
Menariknya, sistem pelaporan hasil medis sudah terintegrasi secara digital; hasil pemeriksaan langsung dikirimkan melalui nomor WhatsApp masing-masing peserta sehingga dapat diakses dan dipantau secara langsung oleh lansia maupun keluarga mereka.
Kepala Puskesmas Mangli, dr. Vivi Agus Setyowati, menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan gratis ini sebenarnya merupakan program reguler pemerintah yang mencakup seluruh siklus hidup manusia. Namun, implementasinya pada hari ini disesuaikan secara khusus demi mendukung kesuksesan sosialisasi pemberdayaan lansia.
"Layanan pemeriksaan gratis dari puskesmas ini adalah program resmi pemerintah yang memayungi seluruh kelompok umur, mulai dari pelayanan kesehatan bayi, anak-anak, remaja, usia produktif, hingga lansia. Pembagian kategori usia ini sengaja membedakan jenis pengecekannya disesuaikan dengan faktor risiko penyakit di tiap fase hidup," ucap Vivi.
"Khusus hari ini, seluruh instrumen screening kami fokuskan penuh untuk lansia guna menyelaraskan dengan tema besar pemberdayaan yang digagas Kelurahan Sempusari," tambahnya, memungkasi. (bjk)