Bulog Luncurkan Bantuan Pangan Februari–Maret 2026, DKPPP Jember Lakukan Monitoring dan Evaluasi
- 12 April 2026
- Dibaca 427 Kali
Bagikan Via:
Bulog Luncurkan Bantuan Pangan Februari–Maret 2026, DKPPP Jember Lakukan Monitoring dan Evaluasi
JEMBER, 12 APRIL 2026 – Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan, dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Jember mengawal ketat penyaluran bantuan pangan dari Perum Bulog untuk alokasi Februari–Maret 2026 guna memastikan distribusi berjalan tepat sasaran, aman, dan layak konsumsi. Pengawasan tersebut dilakukan sejak peluncuran hingga peninjauan langsung di sejumlah titik distribusi di wilayah Kabupaten Jember.
Langkah ini menyusul peluncuran program penyaluran bantuan pangan oleh Perum Bulog pada Jumat, 10 April 2026 di Gudang Bulog Mangli, Kabupaten Jember. Kegiatan ini dilanjutkan dengan peninjauan ke beberapa lokasi, antara lain Kelurahan Kaliwates, Kelurahan Karangrejo, dan Kelurahan Baratan.
Dalam kegiatan tersebut, DKPPP Kabupaten Jember berperan aktif melalui monitoring dan evaluasi (monev) di lapangan. Kepala DKPPP Jember, drh. Sugiyarto, S.KH., M.Si., turut mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari peluncuran hingga peninjauan distribusi bantuan.
Peluncuran bantuan pangan dilakukan oleh Perum Bulog dan dibuka secara resmi oleh Bupati Jember. Hadir pula Penjabat Sekretaris Daerah, Bagian Perekonomian, DKPPP, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP), Dinas Sosial, Polres Jember, Kodim Jember, serta Kejaksaan Negeri Jember. Sebanyak tujuh truk bantuan pangan dilepas secara simbolis sebagai tanda dimulainya distribusi kepada masyarakat penerima manfaat.
Bupati Jember Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam menjaga stabilitas pangan dan membantu masyarakat. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar bantuan tersalurkan dengan baik dan sesuai sasaran.
Usai peluncuran, rombongan melanjutkan peninjauan ke sejumlah titik distribusi. DKPPP Jember memastikan proses penyaluran berjalan sesuai ketentuan sekaligus menjaga kualitas bantuan yang diterima masyarakat.
Di Kelurahan Kaliwates, sebanyak 817 keluarga penerima manfaat (KPM) menerima bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng per KPM, dengan total distribusi mencapai 16.340 kilogram beras dan 3.268 liter minyak goreng. Hasil monitoring menunjukkan bahwa bantuan dalam kondisi aman, layak, dan sesuai jumlah yang ditetapkan.
Sementara itu, di Kelurahan Tegal Gede, sebanyak 716 KPM menerima bantuan dengan total 14.320 kilogram beras dan 2.864 liter minyak goreng. Dalam pelaksanaannya, ditemukan beberapa kemasan rusak serta minyak goreng yang bocor. Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan.
“Kami melakukan pengecekan langsung untuk memastikan kualitas bantuan tetap terjaga. Temuan seperti kemasan rusak segera ditangani agar tidak merugikan masyarakat,” ujar Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPPP Jember, drh. Welas Wahyu Widayanti, dikutip Minggu, 12 April 2026.
Adapun di Kelurahan Baratan, jumlah penerima bantuan mencapai 1.681 KPM, dengan total distribusi sebesar 33.620 kilogram beras dan 6.724 liter minyak goreng. Proses penyaluran berlangsung tertib di titik pembagian yang telah ditentukan, dengan kondisi bantuan dinyatakan aman dan sesuai standar.
Kepala DKPPP Jember, Sugiyarto menegaskan bahwa monitoring ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas dan akuntabilitas penyaluran bantuan pangan.
“DKPPP hadir untuk memastikan bantuan benar-benar memenuhi standar kualitas dan tepat sasaran. Pengawasan ini penting agar program berjalan optimal,” tegasnya.
Secara keseluruhan, peluncuran oleh Perum Bulog serta monitoring dan evaluasi oleh DKPPP Jember berjalan lancar. Sinergi antara pemerintah daerah dan Bulog diharapkan terus memperkuat ketahanan pangan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Kabupaten Jember. (ran)