Bunga Desaku Jadi Ruang Petani Menyampaikan Kebutuhan, Dukungan Pertanian Terus Diperkuat
- 21 Juli 2026
- Dibaca 8 Kali
Bagikan Via:
Bunga Desaku Jadi Ruang Petani Menyampaikan Kebutuhan, Dukungan Pertanian Terus Diperkuat
JEMBER, 21 JULI 2026 — Program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) di Kecamatan Pakusari pada Senin, 20 Juli 2026, bukan sekadar menghadirkan pelayanan publik lebih dekat dengan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi petani untuk menyampaikan langsung kebutuhan di lapangan sekaligus mengevaluasi manfaat berbagai program pertanian yang telah berjalan.
Dalam dialog bersama warga, Bupati Jember Dr. H. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. menegaskan bahwa Bunga Desaku dirancang agar pemerintah tidak hanya memberikan layanan administrasi, tetapi juga mendengar aspirasi masyarakat secara langsung. "Tujuan Bunga Desaku adalah mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama petani. Selain itu, kami bisa bertemu langsung dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi, serta menerima berbagai keluhan untuk menjadi bahan perbaikan pelayanan pemerintah," ujarnya.
Sejumlah petani memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pengalaman mereka menerima bantuan pemerintah. Ketua Kelompok Tani Surya Tani, Candra Amirul Mukminin, mengatakan kelompoknya telah memperoleh berbagai bantuan, mulai dari traktor, kultivator, mesin pompa air, hingga program optimasi lahan.
"Alhamdulillah, karena memang saluran irigasi di tempat kami terganggu, karena ada banyak kebocoran, sehingga dengan optimasi lahan kita bisa memaksimalkan tanaman padi yang kemarin," kata Candra.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Jember, Drs. Moh. Djamil, M.Si., turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah memperkuat sektor pertanian. Menurutnya, dialog langsung seperti Bunga Desaku menjadi kesempatan untuk memastikan setiap program benar-benar menjawab kebutuhan petani di lapangan.
"Masukan dari petani menjadi bahan evaluasi kami agar program pertanian semakin tepat sasaran dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," ujar Moh. Djamil.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, perangkat daerah, dan kelompok tani, Bunga Desaku diharapkan tidak hanya memperkuat kualitas pelayanan publik, tetapi juga mempercepat penyelesaian persoalan yang dihadapi petani sehingga produktivitas pertanian di Kabupaten Jember terus meningkat. (fan)