Bunga Desaku Mini di Sumberbaru, Pemkab Jember Luruskan Mitos Imunisasi dan Ungkap Progres Insentif Pengajian
- 13 Juni 2026
- Dibaca 17 Kali
Bagikan Via:
Bunga Desaku Mini di Sumberbaru, Pemkab Jember Luruskan Mitos Imunisasi dan Ungkap Progres Insentif Pengajian
JEMBER, 13 JUNI 2026 – Kekhawatiran sebagian orang tua terhadap imunisasi balita menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam kegiatan Bunga Desaku Mini yang digelar di Balai Desa Jamintoro, Kecamatan Sumberbaru, Sabtu 13 Juni 2026.
Forum yang mempertemukan masyarakat dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Jember itu dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai pertanyaan terkait pelayanan publik, kesehatan, hingga program kesejahteraan masyarakat.
Dalam sesi dialog, sejumlah warga mengaku masih ragu membawa anak mereka ke puskesmas untuk mendapatkan imunisasi. Keraguan tersebut dipicu oleh kondisi anak yang mengalami demam setelah menerima imunisasi.
Menanggapi hal itu, perwakilan Puskesmas Sumberbaru, Wahyu Setya Budi, memberikan penjelasan bahwa demam ringan pascaimunisasi merupakan reaksi normal yang menunjukkan tubuh sedang membentuk kekebalan terhadap penyakit.
“Panas setelah imunisasi merupakan hal yang wajar dan biasanya hanya berlangsung sementara. Orang tua tidak perlu takut untuk membawa anaknya ke puskesmas karena manfaat imunisasi jauh lebih besar dalam melindungi anak dari berbagai penyakit yang berisiko,” ujarnya.
Ia mengimbau para orang tua tetap melengkapi jadwal imunisasi anak sesuai anjuran tenaga kesehatan agar tumbuh kembang balita dapat berlangsung optimal dan terlindungi dari penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.
Selain isu kesehatan anak, warga juga menanyakan perkembangan program insentif bagi Ketua Kelompok Pengajian yang hingga kini masih dinantikan proses pencairannya.
Perwakilan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Bagkesra) Kabupaten Jember, Wahida Briliansyah, S.Kom., M.P, menjelaskan bahwa pemerintah saat ini masih melakukan rekapitulasi dan verifikasi data calon penerima manfaat.
Menurutnya, tahapan tersebut diperlukan untuk memastikan bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada penerima yang memenuhi syarat.
“Pemeriksaan dan pencocokan data masih terus dilakukan agar seluruh calon penerima yang memenuhi ketentuan dapat terakomodasi dengan baik saat proses penyaluran dilaksanakan,” kata Wahida.
Ia menambahkan, Pemkab Jember telah menyiapkan skema penyaluran yang lebih mudah melalui kerja sama dengan Bank Jatim. Dalam mekanisme tersebut, petugas bank akan datang langsung ke desa untuk membantu pembukaan rekening penerima manfaat sehingga warga tidak perlu datang ke kantor bank.
Kegiatan Bunga Desaku Mini dihadiri perwakilan DPRD Provinsi Jawa Timur, RSD dr. Soebandi Jember, RSD Balung, Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Camat Sumberbaru, Kepala Desa Jamintoro, serta Bagkesra Kabupaten Jember.
Tingginya partisipasi warga dalam forum tersebut menunjukkan masih besarnya kebutuhan masyarakat terhadap ruang dialog langsung dengan pemerintah, terutama terkait layanan dasar dan program bantuan yang menyentuh kehidupan sehari-hari. Melalui Bunga Desaku Mini, berbagai persoalan yang berkembang di tingkat desa dapat langsung ditampung dan ditindaklanjuti oleh instansi terkait. (bhi)