Camat Silo Imbau Warga Tak Panik soal Isu Kelangkaan BBM, Stok Jember Dipastikan Aman
- 09 September 2026
- Dibaca 17 Kali
Bagikan Via:
Camat Silo Imbau Warga Tak Panik soal Isu Kelangkaan BBM, Stok Jember Dipastikan Aman
JEMBER, 09 SEPTEMBER 2026 - Masyarakat Kecamatan Silo diimbau tidak panik menyikapi kabar kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sempat beredar. Pemerintah Kabupaten Jember memastikan ketersediaan stok BBM di wilayah Jember dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Camat Silo Bagas Wahyudi Witjaksono, S.E., mengajak masyarakat di wilayahnya tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum jelas kebenarannya. Imbauan tersebut disampaikan menyusul pemantauan langsung Bupati Jember Muhammad Fawait, yang akrab disapa Gus Fawait, ke SPBU Gajah Mada, Kecamatan Kaliwates, Senin malam, 08 September 2026.
“Saya selaku Camat Silo Kabupaten Jember juga berharap masyarakat Kecamatan Silo tidak perlu panik. Pemerintah Kabupaten Jember, Gus Fawait, telah berkomunikasi dengan pihak Pertamina. Kita tunggu hasilnya, semoga nanti lebih baik,” kata Bagas.
Menurut Bagas, kelancaran distribusi BBM juga sangat bergantung pada kedisiplinan masyarakat dalam membeli sesuai kebutuhan. Karena itu, ia meminta warga Kecamatan Silo tidak melakukan pembelian secara berlebihan.
“Dan bagi masyarakat tidak perlu berlebihan ketika membeli BBM. Beli secukupnya saja agar semua kebagian dan antrean tidak menumpuk,” imbaunya.
Sementara itu, untuk memastikan kondisi ketersediaan BBM di lapangan, Bupati Jember Muhammad Fawait turun langsung melakukan pemantauan di SPBU Gajah Mada, Kecamatan Kaliwates.
Kedatangan Gus Fawait bertujuan memastikan stok BBM tersedia sekaligus menenangkan masyarakat agar tidak terpengaruh isu dan melakukan pembelian berlebihan.
Dalam pemantauan tersebut, Gus Fawait didampingi jajaran Pertamina, Forkopimda, serta perangkat daerah terkait. Ia mengecek langsung tangki timbun, antrean kendaraan, serta distribusi BBM jenis Pertalite dan Solar di SPBU tersebut.
Usai melakukan pengecekan, Gus Fawait menyampaikan bahwa stok BBM di Kabupaten Jember dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Stok BBM di Kabupaten Jember aman, jadi bagi masyarakat tidak perlu panik,” tegas Gus Fawait.
Ia menjelaskan, pengiriman BBM ke Jember saat ini justru mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan dan mencegah terjadinya kekosongan di SPBU.
“Stok BBM di Kabupaten Jember telah melebihi dari pengiriman dari sebelum-sebelumnya. Jadi tolong agar masyarakat tetap bersabar, tidak perlu merasa takut kehabisan,” ujarnya.
Gus Fawait juga mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan. Menurutnya, panic buying atau pembelian secara berlebihan justru dapat memicu antrean panjang dan menimbulkan kelangkaan semu di lapangan.
Selain itu, Bupati Jember menyoroti adanya oknum yang diduga melakukan penimbunan BBM. Ia meminta masyarakat tidak segan melaporkan apabila menemukan praktik tersebut.
“Saya juga minta tolong, barang siapa yang menimbun BBM segera laporkan kepada aparat penegak hukum dan ditindak sesuai jalur hukum. Atau bisa melaporkan langsung melalui akses WADUL GUS E,” pesannya.
WADUL GUS E merupakan kanal pengaduan resmi Pemerintah Kabupaten Jember yang dapat digunakan masyarakat untuk menyampaikan berbagai keluhan, termasuk persoalan distribusi BBM.
Gus Fawait memastikan Pemerintah Kabupaten Jember terus berkoordinasi dengan Pertamina dan aparat penegak hukum untuk memantau distribusi BBM agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
Di SPBU Gajah Mada, antrean kendaraan terpantau masih normal. Petugas SPBU juga memastikan pengisian berjalan sesuai prosedur dan kuota yang telah ditetapkan.
Pemantauan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah pengendara yang sedang mengisi BBM mengaku merasa lebih tenang setelah mendengar penjelasan langsung dari Bupati Jember.
Pemerintah Kabupaten Jember berharap masyarakat, termasuk warga Kecamatan Silo, tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya. Pemerintah memastikan ketersediaan BBM dan akan menindak tegas pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan dalam situasi tersebut.
“Intinya, Jember aman. Stok ada. Mari kita jaga bersama-sama agar distribusinya lancar dan tidak ada yang dirugikan,” pungkas Gus Fawait. (dol)