logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sukorambi

Camat Sukorambi Tinjau Kondisi Tanah di Klungkung, Perkuat Mitigasi Risiko Musim Kemarau

  • 20 Oktober 2026
  • Dibaca 387 Kali
Bagikan Via:
camat-sukorambi-tinjau-kondisi-tanah-di-klungkung-perkuat-mitigasi-risiko-musim-kemarau-20261021

Camat Sukorambi Tinjau Kondisi Tanah di Klungkung, Perkuat Mitigasi Risiko Musim Kemarau

JEMBER, 20 OKTOBER 2026 – Camat Sukorambi Mahmud Rizal, S.E., M.Si., meninjau kondisi tanah dan lingkungan di sepanjang Jalan Dusun Krajan, dekat Balai Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Selasa, 20 Oktober 2026. Peninjauan ini dilakukan untuk mengidentifikasi potensi kerawanan dan memperkuat kesiapsiagaan desa menghadapi dampak musim kemarau.

Kegiatan dihadiri Kepala Desa Klungkung Abdul Gafur, Bhabinsa Desa Klungkung, serta ketua RT dan RW setempat. Peninjauan meliputi kondisi permukaan tanah, pepohonan di sekitar lokasi, serta kesiapan langkah mitigasi terhadap potensi bencana dan kekurangan air bersih.

Mahmud Rizal menegaskan bahwa kesiapsiagaan harus dilakukan sejak dini melalui pemantauan lingkungan dan koordinasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat.

“Sesuai arahan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Kita harus memastikan warga terlindungi dari berbagai risiko bencana, termasuk tanah retak dan kekurangan air bersih. Karena itu, potensi kerawanan harus dikenali sejak dini dan segera dikoordinasikan untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Mahmud Rizal.

Ia meminta pemerintah desa bersama RT dan RW meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan perubahan kondisi tanah, pepohonan yang berpotensi membahayakan, maupun persoalan ketersediaan air bersih.

Kepala Desa Klungkung Abdul Gafur menyampaikan bahwa pemerintah desa siap meningkatkan pemantauan lingkungan dan mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keselamatan wilayah selama musim kemarau.

“Kami siap meningkatkan kesiapsiagaan dengan memantau kondisi lingkungan bersama RT dan RW. Jika ditemukan tanah retak, pepohonan yang berpotensi membahayakan, atau warga mengalami kesulitan air bersih, kami akan segera berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan instansi terkait agar dapat ditindaklanjuti,” kata Abdul Gafur.

Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat mitigasi berbasis wilayah melalui deteksi dini, koordinasi lintas sektor, dan keterlibatan masyarakat. Langkah tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana dan menjaga keselamatan masyarakat. (hus)

Galeri Foto