logo ppid jember kim
Oleh : Bagian Tata Pemerintahan

CERUTU JEMBER: JEJAK SEJARAH KOLONIAL YANG MENJADI IDENTITAS BUDAYA DAN PENGGERAK EKONOMI DAERAH

  • 16 Desember 2025
  • Dibaca 2766 Kali
Bagikan Via:
cerutu-jember-jejak-sejarah-kolonial-yang-menjadi-identitas-budaya-dan-penggerak-ekonomi-daerah-20251216

CERUTU JEMBER: JEJAK SEJARAH KOLONIAL YANG MENJADI IDENTITAS BUDAYA DAN PENGGERAK EKONOMI DAERAH

CERUTU JEMBER: JEJAK SEJARAH KOLONIAL YANG MENJADI IDENTITAS BUDAYA DAN PENGGERAK EKONOMI DAERAH

Kabupaten Jember memiliki sejarah panjang dalam industri tembakau dan cerutu yang telah berlangsung sejak masa kolonial Belanda. Hingga kini, Jember dikenal luas sebagai salah satu daerah penghasil cerutu berkualitas tinggi dan menyandang identitas sebagai “Kota Cerutu” yang diakui di tingkat nasional maupun internasional.

Sejarah cerutu Jember berawal dari budidaya tembakau yang telah dilakukan sebelum tahun 1850. Kondisi geografis Jember yang subur, didukung iklim tropis dan kualitas tanah yang baik, menjadikan wilayah ini sangat cocok untuk tanaman tembakau. Potensi tersebut kemudian menarik perhatian pengusaha kolonial Belanda untuk mengembangkan perkebunan tembakau secara lebih terstruktur dan masif.

Tonggak penting perkembangan tembakau di Jember terjadi pada 21 Oktober 1859, ketika tiga pengusaha Belanda, yaitu George Birnie, Mathiesen, dan Van Gennep, mendirikan perusahaan perkebunan bernama NV Landbouw Maatschappij Oud Djember (LMOD). Pendirian LMOD menjadi awal pengelolaan tembakau dalam skala besar di Jember. Dari sinilah kualitas tembakau Jember mulai dikenal, tidak hanya sebagai bahan baku rokok, tetapi juga sebagai bahan utama cerutu premium yang diminati pasar internasional.

Perkembangan industri cerutu di Jember terus berlanjut hingga masa kemerdekaan dan era modern. Salah satu produsen yang berperan penting dalam menjaga kualitas sekaligus memperkenalkan cerutu Jember ke dunia internasional adalah BIN Cigar. Melalui proses produksi yang mempertahankan standar tinggi dan keterampilan tradisional, cerutu Jember berhasil menembus pasar ekspor dan menjadi produk unggulan yang membawa nama daerah.

Lebih dari sekadar komoditas ekonomi, cerutu telah menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Jember. Daun tembakau dan cerutu bahkan dijadikan sebagai simbol resmi Kabupaten Jember, yang mencerminkan kebanggaan terhadap produk lokal berkualitas dunia. Identitas ini terus diperkuat melalui penyelenggaraan Festival Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI) yang digelar secara rutin. Festival tersebut tidak hanya berfungsi sebagai ajang promosi produk cerutu, tetapi juga sebagai ruang perayaan warisan budaya tembakau, kolaborasi seni, budaya lokal, serta penguatan identitas Jember sebagai Kota Cerutu.

Dari sisi pariwisata, industri cerutu turut mendorong lahirnya wisata minat khusus. Proses pembuatan cerutu di BIN Cigar dibuka untuk umum sebagai wisata edukasi, sehingga wisatawan dapat melihat langsung tahapan produksi cerutu, mulai dari pemilihan daun tembakau hingga proses pelintingan secara manual. Wisata ini menarik minat wisatawan mancanegara, termasuk komunitas riders motor dari Prancis dan negara lain. Selain itu, JKCI juga menjadi daya tarik wisata dengan menghadirkan pameran UMKM, pertunjukan budaya, hingga pengalaman unik berkeliling kota dengan konsep tematik seperti ‘Angkot Sultan’.

Pemerintah Kabupaten Jember terus mendorong agar JKCI berkembang menjadi agenda berskala internasional. Harapannya, festival ini dapat menarik lebih banyak wisatawan dan investor, sekaligus memperkuat posisi Jember sebagai destinasi kelas dunia berbasis potensi lokal.

Dampak ekonomi dan sosial dari industri tembakau dan cerutu di Jember juga sangat signifikan. Sektor ini menjadi salah satu tulang punggung perekonomian daerah dengan menyerap hingga ratusan ribu tenaga kerja, mulai dari petani tembakau, buruh perkebunan, pengrajin cerutu, hingga pelaku UMKM pendukung. Produk cerutu Jember yang diekspor ke berbagai negara turut memberikan kontribusi terhadap devisa negara dan penerimaan cukai, sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas di tingkat global.

Dengan sejarah panjang yang berakar kuat sejak masa kolonial, dukungan budaya yang terus dijaga, serta peran strategis dalam pariwisata dan perekonomian, cerutu Jember tidak hanya menjadi produk unggulan, tetapi juga ikon kebanggaan daerah. Pemerintah daerah bersama para pelaku industri terus berupaya mengembangkan cerutu Jember agar mampu bersaing di pasar internasional dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Galeri Foto