Dari Diskusi ke Aksi, DPMPTSP Jember Bawa Isu Investasi ke Forum RIRU Jatim
- 09 April 2026
- Dibaca 284 Kali
Bagikan Via:
Dari Diskusi ke Aksi, DPMPTSP Jember Bawa Isu Investasi ke Forum RIRU Jatim
JEMBER, 09 APRIL 2026 - Forum Investasi Regional Investor Relation Unit (RIRU) Jawa Timur 2026 yang digelar di Bakorwil V Jember, Selasa 07 April 2026, menjadi ruang terbuka bagi daerah untuk membedah berbagai persoalan investasi yang selama ini kerap menjadi penghambat di lapangan.
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jember hadir bersama organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya serta perwakilan kabupaten/kota se-wilayah Sekarkijang. Kehadiran tersebut merupakan tindak lanjut atas disposisi Kepala DPMPTSP Jember dari undangan resmi yang diterima.
Melalui Tim Substansi Penanaman Modal, DPMPTSP menugaskan AA Wijaya, Analis Kebijakan Ahli Muda, dan Ayu Rafita, Penata Layanan Operasional Penanaman Modal, untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 14.00 WIB di Aula Bakorwil V Jember.
Sejak sesi awal, forum telah menunjukkan arah pembahasan yang fokus. Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur melalui Deputi Direktur memaparkan kondisi ekonomi terkini sekaligus menekankan pentingnya stabilitas sebagai fondasi investasi.
Paparan tersebut diperkuat oleh DPMPTSP Provinsi Jawa Timur melalui Koordinator Promosi Penanaman Modal, Norma. Ia menyoroti potensi serta peluang investasi di berbagai sektor di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur.
“Setiap daerah memiliki keunggulan masing-masing. Tantangannya adalah bagaimana potensi tersebut dikemas menjadi proyek investasi yang siap ditawarkan kepada investor,” kata Norma.
Dinamika forum semakin terasa saat sesi diskusi berlangsung. Berbagai daerah mengemukakan persoalan yang dihadapi, mulai dari regulasi yang belum sepenuhnya adaptif, keterbatasan infrastruktur, kesiapan proyek investasi, hingga tantangan dalam memberikan kepastian kepada investor.
Diskusi kemudian berlanjut ke sesi desk yang lebih teknis dan terarah. DPMPTSP kabupaten/kota melakukan pendalaman bersama DPMPTSP Provinsi Jawa Timur, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jatim, serta perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur.
Dalam sesi ini, setiap permasalahan dipetakan secara konkret, termasuk alternatif solusi dan strategi yang dapat segera diimplementasikan di daerah.
AA Wijaya menyebut forum ini memberikan arah yang lebih jelas bagi daerah dalam memperkuat strategi investasi.
“Forum ini bukan hanya ruang diskusi, tetapi juga wadah untuk merumuskan langkah nyata. Kami mendapatkan banyak masukan konkret untuk mempercepat realisasi investasi di Jember,” ujarnya.
Forum RIRU ini menegaskan bahwa daya saing investasi daerah tidak hanya ditentukan oleh potensi, tetapi juga kesiapan sistem, kecepatan layanan, kompetensi sumber daya manusia, serta responsivitas pemerintah daerah terhadap kebutuhan investor.
Seluruh hasil pembahasan dalam forum ini akan menjadi bahan dalam High Level Meeting (HLM) East Java Investment Dialogue (EJID) 2026, sekaligus menjadi pijakan menuju East Java Investment Forum 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Juni 2026.
Melalui forum ini, DPMPTSP Jember tidak hanya membawa isu, tetapi juga pulang dengan arah yang lebih terukur. Sejalan dengan Rencana Aksi Program Rumpun Investasi yang dicanangkan Bupati Jember pada 2025, Jember terus memperkuat sinergi dan strategi investasi secara kolaboratif menuju visi “Jember Baru, Jember Maju”.