logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata

Dari Negeri Tulip ke Kota Pandhalungan, Cafe Amapiano Dengan Konsep Rustic Garden Berkelas Internasional Sukses Pikat Wisatawan Belanda

  • 19 Juli 2026
  • Dibaca 121 Kali
Bagikan Via:
dari-negeri-tulip-ke-kota-pandhalungan-cafe-amapiano-dengan-konsep-rustic-garden-berkelas-internasional-sukses-pikat-wisatawan-belanda-20260720

Dari Negeri Tulip ke Kota Pandhalungan, Cafe Amapiano Dengan Konsep Rustic Garden Berkelas Internasional Sukses Pikat Wisatawan Belanda

JEMBER, 19 JULI 2026 – Keindahan destinasi wisata di Kabupaten Jember kembali memikat perhatian wisatawan mancanegara. Kali ini, Oma Nelly, wisatawan asal Belanda, bersama kedua cucunya, Fabien dan Brannon, menikmati suasana liburan di Cafe Amapiano, sebuah destinasi kuliner yang mengusung konsep rustic garden dengan nuansa alam yang asri dan estetik.

Selama berada di Cafe Amapiano, ketiganya menikmati suasana taman yang dipadukan dengan arsitektur bergaya pedesaan Eropa, lengkap dengan berbagai sudut foto yang artistik. Salah satu daya tarik yang paling mencuri perhatian adalah keberadaan ikon kincir angin yang berdiri megah di kawasan kafe. Bagi Oma Nelly dan keluarganya, ikon tersebut menghadirkan kesan yang begitu akrab karena mengingatkan mereka pada negara asalnya, Belanda, yang dikenal sebagai Negeri Kincir Angin.

Dengan latar hamparan taman hijau, bangunan bernuansa kayu, serta ornamen bergaya klasik yang berpadu harmonis dengan alam, Cafe Amapiano menghadirkan pengalaman berbeda dibandingkan destinasi kuliner pada umumnya. Tidak heran apabila ikon kincir angin menjadi spot foto favorit Oma Nelly bersama Fabien dan Brannon selama menghabiskan waktu di lokasi tersebut.

Selain menikmati sajian kuliner, keluarga wisatawan asal Belanda itu juga mengabadikan berbagai momen di sejumlah sudut taman yang dirancang dengan konsep terbuka. Suasana yang tenang, udara yang sejuk, serta perpaduan elemen alam dan desain khas rustic garden memberikan pengalaman yang berkesan selama mereka berlibur di Kabupaten Jember.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Jember, Bobby Arie Sandy, mengatakan bahwa ketertarikan wisatawan asing terhadap Cafe Amapiano menunjukkan bahwa daya saing destinasi wisata tidak hanya ditentukan oleh panorama alam, tetapi juga oleh kreativitas dalam menghadirkan konsep yang unik dan memiliki karakter kuat.

"Kehadiran Wisatawan Asing asal Belanda di Cafe Amapiano menjadi bukti bahwa destinasi wisata di Jember mampu memberikan pengalaman yang berkesan bagi wisatawan mancanegara. Konsep rustic garden yang dipadukan dengan ikon kincir angin ternyata memiliki daya tarik tersendiri, bahkan bagi wisatawan asal Belanda. Ini menunjukkan bahwa kreativitas pelaku usaha pariwisata mampu menghadirkan pengalaman yang relevan secara emosional bagi pengunjung dari berbagai negara," ujar Bobby, Minggu 19 Juli 2026.

Menurutnya, konsep destinasi yang memiliki identitas kuat akan lebih mudah dikenang dan dibagikan oleh wisatawan melalui media sosial maupun cerita perjalanan mereka. Hal tersebut menjadi promosi yang efektif dalam memperkenalkan Jember kepada pasar internasional.

Disporabudpar Jember optimistis semakin banyaknya destinasi dengan konsep tematik akan memperkuat citra Jember sebagai daerah tujuan wisata yang kaya akan inovasi. Kehadiran wisatawan mancanegara seperti Oma Nelly beserta Fabien dan Brannon menjadi sinyal positif bahwa pariwisata Jember semakin dikenal dan memiliki daya tarik yang mampu menembus pasar internasional.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha pariwisata, dan masyarakat, Kabupaten Jember akan terus mengembangkan destinasi-destinasi kreatif yang tidak hanya menawarkan keindahan, tetapi juga menghadirkan pengalaman wisata yang berkesan, sehingga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara sekaligus memperkuat sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah. (ram)

Galeri Foto