DASHAT di Sumbersari, Dinkes PPKB Jember Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal untuk Cegah Stunting
- 24 Juni 2026
- Dibaca 4 Kali
Bagikan Via:
DASHAT di Sumbersari, Dinkes PPKB Jember Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal untuk Cegah Stunting
JEMBER, 23 Juni 2026, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Jember melalui Balai KB Kecamatan Sumbersari melaksanakan kegiatan Program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) di Balai KB Sumbersari, Selasa (23/6/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu upaya percepatan penurunan stunting melalui pemberdayaan masyarakat dalam menyediakan makanan bergizi seimbang dengan memanfaatkan sumber daya pangan lokal.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh lima perwakilan kader dari Kelurahan Kranjingan, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Sumbersari Dwiyanti Deni, serta para penyuluh keluarga berencana, khususnya Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Sumbersari Alfin Horison, S.KM., M.M. Kegiatan dibuka langsung oleh Alfin Horison yang menekankan pentingnya peran kader dalam menyebarluaskan pengetahuan terkait pemenuhan gizi kepada keluarga berisiko stunting.
Dalam sambutannya, Alfin Horison menyampaikan bahwa lima kader yang hadir bersama perwakilan Tim Penggerak PKK nantinya akan menjadi agen edukasi di masyarakat. Masing-masing kader akan mendampingi dan memberikan edukasi kepada sepuluh sasaran yang merupakan keluarga berisiko stunting di wilayahnya.
“Kami mengundang lima kader di Kelurahan Kranjingan serta perwakilan Tim Penggerak PKK. Nanti dari lima orang ini akan mengedukasi masing-masing sepuluh orang sasaran, yaitu keluarga berisiko stunting, sehingga ilmu yang didapat hari ini dapat diteruskan dan diterapkan di masyarakat,” ujar Alfin Horison.
Selain penyampaian materi mengenai pemenuhan gizi seimbang, peserta juga mengikuti demonstrasi memasak menu bergizi yang diarahkan langsung oleh ahli gizi dari Puskesmas Gladak Pakem, yakni Novi dan Yunita. Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan cara mengolah bahan pangan lokal menjadi menu sehat yang menarik dan bernilai gizi tinggi.
Menu yang dipraktikkan pada kegiatan DASHAT kali ini adalah bitterballen lele dan bolu kukus wortel kacang. Kedua menu tersebut dipilih karena memiliki kandungan gizi yang baik bagi pertumbuhan dan perkembangan anak serta dapat dibuat dengan bahan yang mudah diperoleh oleh masyarakat. Melalui praktik memasak tersebut, para kader diharapkan mampu mengajarkan kembali kepada keluarga sasaran agar dapat memenuhi kebutuhan gizi secara mandiri.
Melalui Program DASHAT, Dinkes PPKB Kabupaten Jember terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya percepatan penurunan stunting. Dengan melibatkan kader, Tim Penggerak PKK, penyuluh KB, dan tenaga gizi dari puskesmas, diharapkan edukasi mengenai pentingnya asupan gizi seimbang dapat menjangkau lebih banyak keluarga berisiko stunting, sehingga mampu mendukung terwujudnya generasi yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting di Kabupaten Jember.