Demi Hak Warga, Lansia Sakit di Gumukmas Didatangi Petugas untuk Rekam e-KTP
- 16 September 2026
- Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
Demi Hak Warga, Lansia Sakit di Gumukmas Didatangi Petugas untuk Rekam e-KTP
JEMBER, 16 SEPTEMBER 2026 – Pemerintah Kecamatan Gumukmas terus berupaya menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang mudah dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan jemput bola perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) bagi warga yang mengalami keterbatasan untuk datang langsung ke kantor kecamatan.
Kali ini, tim pelayanan Kecamatan Gumukmas mendatangi langsung dua orang lanjut usia (lansia) yang sedang dalam kondisi sakit.Keduanya berada di wilayah Desa Bagorejo dan Desa Gumukmas, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, Selasa, 15 September 2026.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya memastikan setiap warga tetap mendapatkan hak atas dokumen kependudukan, termasuk mereka yang karena kondisi fisik maupun kesehatan tidak memungkinkan untuk mendatangi tempat pelayanan.
Kasi Pelayanan Umum Kecamatan Gumukmas, Sukariyadi, mengatakan kepemilikan e-KTP bukan sekadar persoalan administrasi dan identitas diri. Dokumen tersebut memiliki peran penting dalam menunjang akses masyarakat terhadap berbagai layanan dasar.
Menurutnya, identitas kependudukan yang sah menjadi salah satu bagian penting dalam mengakses berbagai layanan, termasuk layanan kesehatan di Kabupaten Jember.
“Kepemilikan e-KTP bukan sekadar soal identitas administratif, melainkan menjadi kunci akses berbagai layanan penting, termasuk layanan kesehatan di Kabupaten Jember,” ujar Sukariyadi.
Ia menjelaskan, warga lanjut usia yang belum memiliki identitas kependudukan berpotensi mengalami kendala ketika membutuhkan berbagai pelayanan pemerintah. Terlebih bagi lansia yang membutuhkan perhatian dan layanan kesehatan secara lebih intensif.
Dokumen kependudukan juga dapat berkaitan dengan akses terhadap BPJS Kesehatan maupun berbagai program bantuan sosial yang diberikan pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Program jemput bola seperti ini menjadi wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap kelompok rentan, khususnya lansia yang membutuhkan perhatian lebih. Semoga inovasi pelayanan seperti ini terus berkembang, agar tidak ada lagi warga yang tertinggal hanya karena keterbatasan akses dalam mengurus dokumen kependudukan,” pungkasnya.(rir)