Deteksi Dini, Langkah Kecil, Dampak Besar!
- 07 Mei 2026
- Dibaca 116 Kali
Bagikan Via:
Deteksi Dini, Langkah Kecil, Dampak Besar!
Dalam rangka deteksi dini penyakit TBC, Kegiatan ACF (Active Case Finding) di Kelurahan Tegal Besar
Kegiatan ACF (Active Case Finding) skrining TBC adalah strategi pemerintah Indonesia untuk menemukan kasus Tuberkulosis secara aktif melalui pemeriksaan massal, terutama pada populasi berisiko tinggi seperti kontak erat, warga binaan lapas, dan komunitas padat. Program ini menggunakan metode seperti mobile chest X-ray dan pemeriksaan laboratorium untuk mempercepat deteksi dini.
Apa itu ACF Skrining TBC?
Active Case Finding adalah pendekatan penemuan kasus TBC dengan cara jemput bola, bukan menunggu pasien datang ke fasilitas kesehatan.
Fokus pada populasi berisiko tinggi: kontak serumah, warga binaan pemasyarakatan, pekerja di lingkungan padat, dan masyarakat dengan akses terbatas ke layanan kesehatan.
Tujuannya adalah mengurangi penularan dengan menemukan kasus laten atau belum terdiagnosis.
Tujuan Utama ACF Skrining TBC
Deteksi dini: Menemukan kasus TBC yang sering tidak terdiagnosis karena gejalanya mirip penyakit ringan (misalnya maag atau flu).
Mengurangi penularan: Pasien yang ditemukan dan diobati segera tidak lagi menularkan setelah 2–4 minggu pengobatan.
Eliminasi TBC 2030: Menurunkan angka kematian dari 386 per 100 ribu penduduk (2022) menjadi 65 per 100 ribu pada 2030.
Dampak Positif ACF
Deteksi lebih cepat → pasien segera diobati, penularan berkurang.
Peningkatan angka kasus terlapor → bukan tanda situasi memburuk, melainkan keberhasilan menemukan kasus tersembunyi.
Sinergi lintas sektor → melibatkan Kemenkes, Kemendagri, Kementerian Desa, TNI/Polri, hingga lapas.