Di Tengah Banjir Informasi Digital, ASN Jember Didorong Cerdas Memilah Informasi
- 07 Oktober 2026
- Dibaca 25 Kali
Bagikan Via:
Di Tengah Banjir Informasi Digital, ASN Jember Didorong Cerdas Memilah Informasi
JEMBER, 07 OKTOBER 2026 – Di tengah derasnya arus informasi digital, aparatur sipil negara (ASN) dituntut tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga cerdas dalam memilih dan memastikan kebenaran informasi. Kemampuan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun budaya literasi digital di lingkungan pemerintahan.
Pesan itu mengemuka dalam Webinar Series ASN Jember Ayo Ngopi bertema Membangun Budaya Literasi Digital ASN melalui Pemanfaatan Perpustakaan dan Sumber Pengetahuan Digital, yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting dan disiarkan melalui YouTube BKPSDM Kabupaten Jember pada Rabu, 07 Oktober 2026.
Webinar yang diikuti ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember tersebut merupakan hasil kolaborasi BKPSDM Kabupaten Jember bersama Dinas Perpustakaan, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Institut Teknologi dan Sains Mandala. Kolaborasi ini menjadi upaya memperluas ruang belajar ASN sekaligus mendorong pemanfaatan sumber pengetahuan secara tepat.
Kepala BKPSDM Kabupaten Jember, Drs. Hadi Mulyono, M.Si., mengatakan ASN Jember Ayo Ngopi menjadi salah satu wadah bagi ASN untuk terus belajar dan berbagi pengetahuan lintas perangkat daerah.
“Kegiatan ini menjadi salah satu wadah bagi ASN untuk saling berbagi, belajar, menambah ilmu pengetahuan dari berbagai OPD. Mudah-mudahan kesempatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Menurut Hadi, ruang pembelajaran bersama menjadi penting untuk mendukung ASN agar terus mengembangkan kapasitas dan pengetahuannya. Dengan demikian, ilmu yang diperoleh tidak hanya menjadi wawasan pribadi, tetapi dapat mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Dosen Institut Teknologi dan Sains Mandala sekaligus pemateri, Zainul Hasan, S.E., M.E., menyoroti tantangan ASN dalam menghadapi derasnya informasi setiap hari.
“Bahwasannya saat ini kita sedang dibanjiri informasi yang begitu banyak setiap harinya. Maka dari itu kita harus tahu memilih informasi yang benar serta menjaga data pribadi agar tidak salah digunakan oleh orang lain. Kita harus cerdas dalam memilih informasi dan sumber yang jelas,” ujarnya.
Zainul menekankan, literasi digital bukan sekadar kemampuan mengakses teknologi. ASN perlu bersikap kritis dengan memeriksa sumber dan kebenaran informasi sebelum menggunakannya maupun membagikannya kepada orang lain.
Selain itu, kesadaran menjaga data pribadi juga menjadi bagian penting dalam kecakapan digital. Kemudahan berbagi informasi harus diimbangi dengan kehati-hatian agar data tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Melalui ASN Jember Ayo Ngopi, BKPSDM Kabupaten Jember mendorong budaya belajar berkelanjutan di kalangan ASN. Literasi digital diharapkan menjadi bekal untuk membentuk aparatur yang adaptif, kritis, dan mampu memanfaatkan informasi secara bijak dalam mendukung pemerintahan dan pelayanan publik. (dik)