logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Dinkes PPKB Jember Perkuat Sinkronisasi Data Sigizikesga dan Penerapan 12 Standar ANC di Rumah Sakit

  • 20 Oktober 2026
  • Dibaca 13 Kali
Bagikan Via:
dinkes-ppkb-jember-perkuat-sinkronisasi-data-sigizikesga-dan-penerapan-12-standar-anc-di-rumah-sakit-20261021

Dinkes PPKB Jember Perkuat Sinkronisasi Data Sigizikesga dan Penerapan 12 Standar ANC di Rumah Sakit

JEMBER, 20 OKTOBER 2026 – Ketepatan pencatatan data dan penerapan standar pemeriksaan kehamilan menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA). Untuk memperkuat kedua aspek tersebut, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Jember menggelar kegiatan sinkronisasi dan optimalisasi data layanan KIA melalui aplikasi Sigizikesga bagi seluruh rumah sakit di Kabupaten Jember, Selasa 20 Oktober 2026, di Aula Pemkab Jember.

Kegiatan ini menghadirkan dua pemateri dari Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes PPKB Kabupaten Jember, yakni Mudiyarto, S.ST., yang membahas pengelolaan data melalui Sigizikesga, serta Devi Saputri Hadvian, A.Md.Keb., yang menyampaikan materi pelayanan antenatal care (ANC) atau pemeriksaan kehamilan.

Dalam pemaparannya, Mudiyarto menjelaskan pentingnya pengisian data pelayanan secara tertib dan konsisten melalui aplikasi Sigizikesga. Materi tersebut mencakup tata cara pengisian data serta pentingnya memastikan informasi yang dilaporkan sesuai dengan pelayanan yang benar-benar telah diberikan oleh fasilitas kesehatan.

Pencatatan perlu dilakukan secara rutin untuk pelayanan ibu hamil, ibu nifas, dan bayi baru lahir. Data yang terdokumentasi dengan baik dapat menjadi bahan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program KIA, sehingga ketepatan dan kelengkapan pengisian aplikasi perlu menjadi perhatian petugas di setiap rumah sakit.

“Melalui sinkronisasi Sigizikesga, diharapkan rumah sakit dapat melakukan pencatatan dan pelaporan pelayanan kesehatan ibu hamil, ibu nifas, dan bayi baru lahir secara tertib dan konsisten. Data yang diinput perlu sesuai dengan pelayanan yang telah diberikan sehingga dapat mendukung pemantauan dan evaluasi program kesehatan ibu dan anak,” jelas Mudiyarto.

Selain pengelolaan data, Devi Saputri Hadvian menyampaikan materi mengenai penerapan 12 standar ANC dalam pelayanan pemeriksaan kehamilan. Materi ini mencakup sejumlah aspek pemeriksaan, antara lain pengukuran tinggi badan dan berat badan, pemeriksaan tekanan darah, serta penilaian status gizi ibu hamil.

Penerapan standar ANC diperlukan agar pemeriksaan kehamilan dapat dilakukan secara menyeluruh sesuai ketentuan. Selain itu, peserta juga mendapatkan pembahasan mengenai pelayanan ibu nifas dan bayi baru lahir, alur rujukan, serta dokumen yang perlu dipersiapkan dalam proses rujukan, termasuk pada kunjungan ANC pertama.

“Penerapan 12 standar ANC perlu menjadi perhatian dalam pelayanan pemeriksaan kehamilan. Selain memastikan pemeriksaan dilakukan sesuai standar, tenaga kesehatan juga perlu memahami alur rujukan dan memperkuat koordinasi antarfasilitas kesehatan agar ibu hamil mendapatkan pelayanan sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya,” jelas Devi.

Kedua materi tersebut saling melengkapi dalam mendukung pelayanan kesehatan ibu dan anak. Pencatatan melalui Sigizikesga membantu mendokumentasikan pelayanan yang telah diberikan, sedangkan penerapan standar ANC dan pemahaman alur rujukan mendukung pelaksanaan pelayanan sesuai kebutuhan pasien.

Melalui kegiatan ini, Dinkes PPKB Kabupaten Jember mendorong rumah sakit untuk memperkuat ketertiban pengelolaan data sekaligus memperhatikan penerapan standar pelayanan KIA. Upaya tersebut diharapkan mendukung koordinasi antarfasilitas kesehatan serta peningkatan kualitas pelayanan bagi ibu hamil, ibu nifas, dan bayi baru lahir di Kabupaten Jember. (nay)

Galeri Foto