logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

DinkesPPKB Jember Siapkan Forum Subkelompok untuk Perkuat Pembinaan Pesantren Sehat

  • 01 Oktober 2026
  • Dibaca 8 Kali
Bagikan Via:
dinkesppkb-jember-siapkan-forum-subkelompok-untuk-perkuat-pembinaan-pesantren-sehat-20261001

DinkesPPKB Jember Siapkan Forum Subkelompok untuk Perkuat Pembinaan Pesantren Sehat

JEMBER, 01 OKTOBER 2026 – Dinas Kesehatan Jember menyiapkan forum subkelompok sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat pembinaan Pesantren Sehat. Forum tersebut nantinya menjadi ruang untuk membahas berbagai persoalan yang muncul di lingkungan pesantren secara lebih spesifik bersama pihak terkait.

Rencana tersebut disampaikan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat DinkesPPKB Jember, dr. Gini Wuryandani, M.Kes., dalam Pertemuan Koordinasi Tim Pembina Pesantren Sehat Kabupaten Jember, Rabu, 30 September 2026, di Aula Bawah Pemkab Jember.

Kegiatan yang diselenggarakan DinkesPPKB Jember tersebut dihadiri Kementerian Agama Kabupaten Jember, Asisten I dan Asisten II Sekretariat Kabupaten Jember, akademisi dari perguruan tinggi di Jember, tokoh agama, serta OPD terkait.

Menurut dr. Gini, forum subkelompok akan menjadi bagian dari upaya memastikan persoalan yang ditemukan di lapangan dapat disampaikan dan ditindaklanjuti sesuai bidangnya.

“Ke depannya, Dinas Kesehatan akan mengadakan forum subkelompok agar setiap permasalahan yang ada di masing-masing bagian dapat disampaikan dan dibahas, sehingga tindak lanjutnya dapat dilakukan dengan lebih terarah,” ujarnya.

Konsep forum tersebut memungkinkan pembahasan dilakukan berdasarkan jenis persoalan. Misalnya, apabila terdapat persoalan pengelolaan sampah di lingkungan pesantren, pembahasan dapat dilakukan bersama pesantren dan OPD yang memiliki kewenangan terkait, seperti Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya, Lingkungan Hidup (DPRKPLH).

Sementara itu, persoalan yang berkaitan dengan pendidikan dan pemberdayaan dapat dikomunikasikan bersama kalangan akademisi di Jember.

Pola tersebut diharapkan membuat pembinaan Pesantren Sehat tidak berjalan sendiri-sendiri. Setiap persoalan dapat diarahkan kepada pihak yang memiliki kompetensi dan kewenangan, sehingga koordinasi dapat berlanjut menjadi langkah nyata di lapangan.(fam)