logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Sosial

Dinsos Jember Lakukan Asesmen ODGJ Lansia Terlantar di Nogosari, Rambipuji

  • 12 Desember 2025
  • Dibaca 215 Kali
Bagikan Via:
dinsos-jember-lakukan-asesmen-odgj-lansia-terlantar-di-nogosari-rambipuji-20251212

Dinsos Jember Lakukan Asesmen ODGJ Lansia Terlantar di Nogosari, Rambipuji

PPID JEMBER – Tim respon cepat Dinas Sosial Kabupaten Jember melakukan asesmen terhadap laporan seorang lansia dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang dilaporkan terlantar di wilayah Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, Jumat (12/12/2025). Asesmen lapangan dilakukan setelah adanya laporan dari warga melalui media sosial.

Tim sampai di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB dan langsung berkoordinasi dengan sejumlah pihak, mulai dari pelapor, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Rambipuji, petugas kesehatan jiwa Puskesmas Nogosari, hingga perangkat Desa Nogosari. Upaya penyisiran dilakukan di sekitar area yang disebutkan dalam laporan warga.
Lansia berusia sekitar 65 tahun tersebut sebelumnya terlihat berada di area persawahan setempat. Namun ketika tim tiba di titik yang dimaksud, klien tidak lagi berada di lokasi.
Penyisiran lanjutan dilakukan dengan melibatkan warga, perangkat desa, dan pelapor, tetapi keberadaan klien tetap tidak ditemukan.
Dari keterangan perangkat desa, klien bukan warga Nogosari dan diperkirakan baru berada di wilayah tersebut sekitar satu minggu terakhir. Menindaklanjuti hal ini, tim bersama unsur terkait kemudian melakukan mediasi untuk menetapkan langkah berikutnya.
“Setelah kami lakukan pencarian bersama, klien belum berhasil ditemukan. Kesepakatannya, jika klien muncul kembali atau ditemukan oleh warga maupun perangkat desa, maka akan segera dilaporkan dan kami siap menjemput untuk dibawa ke Shelter UPTD Liposos,” ujar Agus Swandono, Tim dari Dinas Sosial Jember.
Agus menambahkan bahwa laporan masyarakat sangat membantu dalam penjangkauan kasus-kasus sosial seperti ini.
“Kami mengapresiasi warga yang peduli dan melapor. Informasi sekecil apa pun sangat berarti agar penanganan bisa cepat dilakukan,” imbuhnya.
Tim Dinsos menegaskan bahwa monitoring tetap dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah desa dan TKSK Rambipuji.
Jika klien kembali terlihat, proses penanganan akan segera dilakukan untuk memastikan ia mendapatkan perlindungan dan layanan sosial yang dibutuhkan.

Galeri Foto