Dinsos PPPA Berikan Pemahaman Dampak Kenakalan Remaja kepada Siswa SMPN 9 Jember
- 18 Juni 2026
- Dibaca 17 Kali
Bagikan Via:
Dinsos PPPA Berikan Pemahaman Dampak Kenakalan Remaja kepada Siswa SMPN 9 Jember
JEMBER, 18 JUNI 2026 – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Jember melalui Bidang Perlindungan Anak menjadi narasumber pada Sosialisasi Dampak Kenakalan Remaja di Aula SMPN 9 Jember, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, Kamis 18 Juni 2026.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 10.30 WIB tersebut diikuti oleh siswa kelas 7 dan 8 SMPN 9 Jember. Hadir pula guru pendamping, perwakilan Bidang Perlindungan Anak Dinsos PPPA Jember, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Sumbersari.
Sosialisasi ini menghadirkan dua narasumber, yakni dari Puskesmas Sumbersari dan Bidang Perlindungan Anak Dinsos PPPA Jember, Mauvirotul Arifah, S.H. Berbagai materi disampaikan kepada peserta, mulai dari pengertian kenakalan remaja, faktor penyebab terjadinya perilaku menyimpang, dampak yang dapat ditimbulkan, hingga upaya pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini.
Selain membahas kenakalan remaja, para siswa juga mendapatkan edukasi mengenai perlindungan diri dari berbagai bentuk kekerasan dan eksploitasi. Materi yang dipaparkan menjelaskan pentingnya remaja mengenali batasan tubuh, memahami hak atas dirinya sendiri, serta berani berkata tidak terhadap tindakan atau ajakan yang membuat tidak nyaman. Siswa juga diingatkan agar tidak mudah percaya kepada orang lain, termasuk kepada orang yang baru dikenal melalui media sosial.
Para narasumber menekankan bahwa penggunaan media sosial yang tidak bijak dapat membuka peluang terjadinya berbagai risiko, mulai dari perundungan siber, penipuan, hingga tindak kekerasan dan eksploitasi terhadap anak. Karena itu, para remaja diajak untuk lebih berhati-hati dalam membagikan informasi pribadi dan membangun pergaulan yang sehat, baik di dunia nyata maupun dunia digital.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi yang diberikan. Selain mendengarkan pemaparan materi, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait berbagai persoalan yang sering dihadapi remaja dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinsos PPPA Jember, Sugeng Riyadi, SE, mengatakan bahwa sosialisasi tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kepada anak, khususnya melalui upaya pencegahan terhadap berbagai perilaku berisiko di kalangan remaja.
Menurut Sugeng, perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat memberikan banyak manfaat, namun di sisi lain juga dapat memengaruhi perilaku anak apabila tidak diimbangi dengan pengawasan dan pemahaman yang baik. Karena itu, remaja perlu mendapatkan bekal pengetahuan yang cukup agar mampu memilih lingkungan pergaulan yang positif.
“Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman, mengingatkan kesadaran, serta menumbuhkan motivasi kepada para remaja agar menghindari berbagai bentuk perilaku menyimpang. Kami berharap para siswa dapat lebih memahami konsekuensi dari setiap tindakan yang dilakukan dan mampu menjaga diri dari pengaruh negatif,” ujar Sugeng.
Ia menambahkan, pencegahan kenakalan remaja tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kerja sama antara sekolah, orang tua, tenaga kesehatan, serta pemerintah untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Dinsos PPPA Jember berharap para siswa semakin memahami pentingnya menjaga perilaku positif, meningkatkan prestasi, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, generasi muda diharapkan mampu menjadi pribadi yang sehat, berkarakter, bertanggung jawab, dan mampu melindungi diri dari berbagai ancaman yang ada di lingkungan sekitar maupun di dunia digital. (wln)