logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Distribusi Air Bersih ke-9, BPBD Jember Bantu 125 KK Terdampak Kekeringan di Dusun Bunder

  • 20 Juli 2026
  • Dibaca 11 Kali
Bagikan Via:
distribusi-air-bersih-ke-9-bpbd-jember-bantu-125-kk-terdampak-kekeringan-di-dusun-bunder-20260721

Distribusi Air Bersih ke-9, BPBD Jember Bantu 125 KK Terdampak Kekeringan di Dusun Bunder

JEMBER, 20 JULI 2026 – Memasuki musim kemarau yang kian panjang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Dusun Bunder, Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, Senin 20 Juli 2026. Penyaluran ke-9 ini menjadi wujud respons cepat pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami krisis air bersih.

Sebanyak 4.000 liter air bersih didistribusikan BPBD Kabupaten Jember bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember ke sejumlah tandon dan langsung kepada warga di RT 02/RW 13 dan RT 03/RW 13. Sebanyak 125 kepala keluarga (KK) menerima manfaat dari bantuan tersebut.

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan, dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026, serta menindaklanjuti permohonan resmi dari Pemerintah Desa Sumberpinang.

Sejak siang, warga telah berkumpul dengan membawa berbagai wadah penampung air. Antusiasme masyarakat tampak saat mobil tangki tiba di lokasi. Perangkat RT/RW bersama warga bergotong royong mengatur antrean agar proses distribusi berlangsung tertib dan merata.

Kehadiran BPBD dan PMI disambut baik oleh masyarakat. Bantuan tersebut menjadi penopang utama kebutuhan air bersih untuk minum, memasak, dan keperluan rumah tangga lainnya.

Tim Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Jember, Firman Arifianto, menjelaskan bahwa distribusi air bersih merupakan tindak lanjut dari hasil asesmen yang dilakukan sejak awal Juli.

Berdasarkan hasil pemantauan, sebagian besar sumur warga mengalami penurunan debit air. Bahkan, beberapa sumur mengeluarkan air keruh bercampur lumpur sehingga tidak layak digunakan. Sementara itu, sumur bor yang berada sekitar 600 meter dari permukiman belum dapat dimanfaatkan karena belum tersedia sambungan listrik serta jaringan pipa menuju rumah-rumah warga.

"BPBD bersama PMI terus berupaya memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat selama masa siaga darurat kekeringan. Distribusi dilakukan secara berkala setiap dua hari sekali agar kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi hingga tersedia solusi yang lebih permanen," ujar Firman Arifianto.

Warga bersama Pemerintah Desa Sumberpinang menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pemerintah Kabupaten Jember melalui BPBD dan PMI yang secara konsisten menyalurkan bantuan air bersih selama musim kemarau.

Meski demikian, mereka berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan jaringan pipa serta penyambungan listrik menuju sumur bor yang telah tersedia agar sumber air tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.

Harapan tersebut dinilai sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan kekeringan di Dusun Bunder. Dengan tersedianya infrastruktur air bersih yang memadai, masyarakat tidak lagi bergantung pada distribusi air setiap musim kemarau, sehingga kebutuhan air bersih dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

Distribusi air bersih ke-9 berlangsung aman, lancar, dan kondusif berkat sinergi BPBD Kabupaten Jember, PMI Kabupaten Jember, Pemerintah Desa Sumberpinang, serta partisipasi aktif masyarakat. (tgh)

Galeri Foto