logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Distribusi Air Bersih Keenam Tembus Dusun Bunder, Warga Berebut Antre Sejak Pagi di Tengah Krisis Kekeringan

  • 15 Juli 2026
  • Dibaca 8 Kali
Bagikan Via:
distribusi-air-bersih-keenam-tembus-dusun-bunder-warga-berebut-antre-sejak-pagi-di-tengah-krisis-kekeringan-20260715

Distribusi Air Bersih Keenam Tembus Dusun Bunder, Warga Berebut Antre Sejak Pagi di Tengah Krisis Kekeringan

JEMBER 15 July 2026 – Krisis air bersih yang melanda Dusun Bunder, Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, masih belum berakhir. Memasuki musim kemarau, ratusan warga kembali bergantung pada bantuan air bersih dari BPBD Kabupaten Jember dan PMI. Pada Selasa, 14 July 2026, distribusi air bersih memasuki tahap keenam, menjadi bukti bahwa kebutuhan air bersih di wilayah tersebut masih sangat mendesak.

Sebanyak 4.000 liter air bersih disalurkan kepada warga terdampak yang tersebar di RT 02 RW 13 dan RT 03 RW 13. Total sedikitnya 125 kepala keluarga menerima manfaat dari distribusi tersebut. Sejak pagi, warga bersama perangkat RT dan RW telah bersiap di sekitar tandon air untuk memastikan pembagian berlangsung tertib. Antusiasme masyarakat terlihat dari antrean jeriken, ember, hingga drum penampung yang telah disusun sebelum truk tangki tiba di lokasi.

Distribusi dilakukan berdasarkan Keputusan Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026, serta surat permohonan bantuan air bersih dari Pemerintah Desa Sumberpinang.

Hasil asesmen Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD menunjukkan bahwa sebagian besar warga mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Sumur bor yang berada sekitar 600 meter dari permukiman belum dapat dimanfaatkan karena belum tersedia meteran listrik dan jaringan pipa. Sementara itu, banyak sumur milik warga mengalami penyusutan debit, bahkan menghasilkan air keruh bercampur lumpur sehingga tidak layak digunakan.

Ketua RT 02 RW 13, Junaidi, menyampaikan apresiasi atas respons cepat BPBD dan PMI yang terus hadir memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu warga yang kini hampir setiap hari mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

"Kami bersama warga selalu menunggu kedatangan mobil tangki karena air yang dibawa benar-benar menjadi kebutuhan utama. Antusiasme masyarakat sangat tinggi karena tanpa bantuan ini aktivitas sehari-hari akan semakin sulit. Kami mengucapkan terima kasih kepada BPBD, PMI, dan semua pihak yang terus memperhatikan kondisi warga," ujarnya.

Sementara itu, anggota Tim Reaksi Cepat BPBD Jember, Putra, menjelaskan distribusi dilakukan secara terkoordinasi bersama PMI dan aparat desa agar seluruh warga terdampak memperoleh air secara merata.

"Kami memastikan pendistribusian berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran. BPBD akan terus melakukan pemantauan kondisi di lapangan serta menyalurkan bantuan air bersih sesuai kebutuhan. Berdasarkan hasil asesmen, distribusi direkomendasikan dilakukan setiap dua hari sekali hingga kondisi sumber air masyarakat kembali normal," kata Putra.

Kegiatan diawali dengan keberangkatan tim BPBD dan PMI menuju lokasi pada pukul 09.30 WIB. Setibanya di Dusun Bunder, petugas langsung mengisi tandon-tandon air serta membantu warga mengambil air bersih. Seluruh proses distribusi berlangsung tertib, aman, dan kondusif sebelum tim kembali ke Markas Komando BPBD Jember pada pukul 13.00 WIB.

Distribusi air bersih keenam ini kembali menunjukkan pentingnya sinergi antara BPBD, PMI, aparat desa, dan masyarakat dalam menghadapi dampak kekeringan. Di tengah kemarau yang masih berlangsung, bantuan air bersih menjadi penopang utama kehidupan warga sekaligus wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana.(tgh)

Galeri Foto