logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

DPMPTSP Jember Hadiri EJIF 2026, Perkuat Jejaring dan Peluang Investasi Jawa Timur

  • 01 Oktober 2026
  • Dibaca 9 Kali
Bagikan Via:
dpmptsp-jember-hadiri-ejif-2026-perkuat-jejaring-dan-peluang-investasi-jawa-timur-20261001

DPMPTSP Jember Hadiri EJIF 2026, Perkuat Jejaring dan Peluang Investasi Jawa Timur

JEMBER - Investasi tidak selalu dimulai dari sebuah kesepakatan. Sering kali, langkah awalnya justru hadir dari pertemuan, pertukaran informasi, dan terbukanya ruang untuk saling mengenal potensi daerah.

Semangat itulah yang tergambar dalam pelaksanaan East Java Investment Forum (EJIF) 2026 yang diikuti oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jember di Grand City Convention and Exhibition, Surabaya, Kamis (1/10/2026).

EJIF 2026 diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkolaborasi dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur. Tahun ini, forum mengusung tema “Empowering East Java as Indonesia’s New Growth Engine through Strategic and Sustainable Investment.”

DPMPTSP Kabupaten Jember menjadi salah satu dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur yang mendapat undangan dalam forum tersebut. Kehadiran daerah dalam EJIF menjadi bagian dari upaya membangun jejaring investasi sekaligus memahami perkembangan peluang investasi dan kesiapan daerah dalam mendukung iklim usaha.

Pada hari pertama, rangkaian EJIF diisi dengan Project Exhibition and One-on-One Meeting, yang mempertemukan peserta dengan berbagai proyek investasi yang siap ditawarkan, kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus, proyek potensial, aset pemerintah daerah, hingga aset dan peluang usaha yang bersumber dari perbankan. Selain itu, agenda juga mencakup Many-to-Many Meetings – IPRO Projects dan kunjungan lapangan terhadap proyek-proyek yang diminati investor.

Forum ini juga menjadi ruang untuk memperkenalkan berbagai potensi investasi di Jawa Timur. Dalam materi EJIF 2026, terdapat 28 proyek investasi yang ditawarkan dengan nilai indikatif mencapai Rp73,77 triliun, yang mencakup sektor manufaktur, agroindustri, pariwisata dan kawasan, serta infrastruktur.

Bagi Kabupaten Jember, forum seperti ini menjadi kesempatan untuk melihat bagaimana potensi daerah dapat dikembangkan dan dikomunikasikan dalam perspektif investasi, sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pelaku usaha, perbankan, kawasan industri, dan calon investor.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Jember, Isnaini Dwi Susanti, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa keterlibatan Jember dalam forum investasi regional menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring dan membuka peluang kerja sama yang dapat mendukung pengembangan ekonomi daerah.

“Kehadiran DPMPTSP Kabupaten Jember dalam EJIF 2026 menjadi momentum untuk memperkuat jejaring investasi, melihat peluang yang berkembang, sekaligus memperkenalkan potensi daerah. Kami ingin memastikan bahwa peluang investasi di Jember dapat terus dikomunikasikan dan didukung dengan pelayanan perizinan yang mudah, cepat, dan sesuai ketentuan,” ujar Isnaini.

Lebih dari sekadar forum pertemuan, EJIF 2026 dirancang sebagai ruang untuk mempertemukan potensi proyek dengan calon investor. Forum ini juga membawa misi memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu tujuan investasi utama melalui proyek-proyek strategis di berbagai sektor.

Rangkaian EJIF 2026 berlanjut pada Jumat (2/10/2026) melalui agenda “The Ease of Doing Business in East Java”, sebelum memasuki agenda utama EJIF x Jatim Fest. Pada sesi utama tersebut dijadwalkan keynote speech Gubernur Jawa Timur serta panel dialog yang menghadirkan perwakilan APINDO, BKPM, dan Danantara.

Melalui partisipasi dalam forum tersebut, DPMPTSP Kabupaten Jember terus mengambil bagian dalam membangun ekosistem investasi yang terbuka, kolaboratif, dan berorientasi pada pengembangan potensi daerah.

Dari Jember, membuka peluang. Dari kolaborasi, menghadirkan investasi yang memberi manfaat bagi daerah dan masyarakat. (zw)

Galeri Foto