logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan

DTPHP Jember: Tren Minum Kopi Jadi Peluang Baru bagi Petani Lokal

  • 01 Juli 2026
  • Dibaca 4 Kali
Bagikan Via:
dtphp-jember-tren-minum-kopi-jadi-peluang-baru-bagi-petani-lokal-20260701

DTPHP Jember: Tren Minum Kopi Jadi Peluang Baru bagi Petani Lokal

JEMBER, 1 JULI 2026 — Meningkatnya budaya minum kopi di Indonesia membuka peluang baru bagi petani untuk mengembangkan usahanya. Permintaan pasar dalam negeri yang terus tumbuh membuat kopi lokal tidak lagi hanya mengandalkan pasar ekspor, tetapi juga memiliki potensi besar untuk memenuhi kebutuhan konsumen di tanah air.

Hal tersebut disampaikan dalam materi "Metode Pengolahan Kopi saat Panen dan Pascapanen Menuju Kemandirian Ekonomi Kelompok" pada kegiatan Peningkatan Kapasitas Masyarakat di Kawasan Cagar Biosfer Blambangan yang berlangsung Selasa, 30 Juni 2026, pukul 09.00 WIB, di Aula Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember.

Penyuluh Pertanian DTPHP Kabupaten Jember, Feri Anggiawan, menjelaskan bahwa perubahan pola konsumsi masyarakat menjadi peluang yang harus dimanfaatkan petani dengan meningkatkan kualitas dan nilai tambah kopi yang dihasilkan.

"Ekspor kopi kita 50 persen terserap di dalam negeri karena anak muda sekarang suka ngopi. Jadi, kita harus menjadi raja di negeri sendiri," ujarnya.

Menurut Feri, kondisi tersebut menunjukkan bahwa pasar kopi domestik terus berkembang. Karena itu, petani perlu menyiapkan produk yang mampu memenuhi kebutuhan pasar, mulai dari kualitas hasil panen hingga proses pengolahan pascapanen agar memiliki daya saing yang lebih baik.

Sebagai bagian dari DTPHP Kabupaten Jember, Feri juga mengingatkan bahwa meningkatnya permintaan kopi harus diimbangi dengan kemampuan petani dalam mengelola hasil panen secara lebih profesional. Dengan begitu, peluang pasar yang semakin besar dapat memberikan manfaat ekonomi yang optimal bagi kelompok tani.

Ia menambahkan, perkembangan sektor kopi di Jember juga mulai menunjukkan hasil yang positif. Hal itu terlihat dari meningkatnya kesejahteraan petani seiring membaiknya harga dan kualitas kopi yang dihasilkan.

"Petani kopi kita saat ini mengalami peningkatan ekonomi yang signifikan. Dulu setelah panen beli motor, sekarang beli mobil atau rumah," ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, DTPHP Kabupaten Jember tidak hanya membekali petani dengan teknik pengolahan kopi saat panen dan pascapanen, tetapi juga memperkuat wawasan mengenai perkembangan pasar. Harapannya, petani mampu menangkap peluang dari meningkatnya konsumsi kopi dalam negeri sekaligus menghadirkan produk berkualitas yang mampu bersaing di pasar domestik. (fan)

Galeri Foto