logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak

Dukung Kemandirian Warga Binaan Bapas, Dinsos PPPA Jember dan Bapas Gelar Pelatihan "Jahe Cinta"

  • 21 April 2026
  • Dibaca 161 Kali
Bagikan Via:
dukung-kemandirian-warga-binaan-bapas-dinsos-pppa-jember-dan-bapas-gelar-pelatihan-jahe-cinta-20260421

Dukung Kemandirian Warga Binaan Bapas, Dinsos PPPA Jember dan Bapas Gelar Pelatihan "Jahe Cinta"

JEMBER, 20 APRIL 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat komitmennya dalam upaya pemberdayaan masyarakat, termasuk bagi para warga binaan atau klien Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Jember. Pada Senin, 20 April 2026, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Kabupaten Jember bersinergi dengan Bapas Jember secara resmi membuka kegiatan pelatihan keterampilan bertajuk "Jahe Cinta: Dari Usaha Menuju Sejahtera."

Acara yang dilaksanakan di aula Bapas Jember ini bertujuan untuk memberikan bekal keahlian, ketrampilan bagi para warga binaan agar mereka memiliki kemandirian ekonomi dan kesiapan mental sebelum sepenuhnya kembali ke tengah masyarakat. Pelatihan ini direncanakan berlangsung selama dua hari, yakni pada tanggal 20 hingga 21 April 2026, dengan diikuti oleh 30 orang peserta yang merupakan klien pemasyarakatan.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial PPPA Kabupaten Jember, Wiwik Puspa Dewi, S.H bersama Plh. Balai Pemasyarakatan Kelas II Jember Shinta Yuniar Habsari, SH. Dalam sambutannya, Wiwik menekankan bahwa program ini merupakan pengejawantahan dari visi besar Pemerintah Kabupaten Jember dalam memberikan Pemberdayaan Sosial bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

"Untuk pelatihan Jahe Cinta ini, kita selenggarakan dalam rangka mendukung program Gus Fawait Bupati Jember, di mana kami melaksanakan program pemberdayaan sosial melalui bentuk kerjasama ini. Tujuannya agar pemberdayaan masyarakat, khususnya warga binaan Bapas, dapat meningkatkan kemandirian mereka," ujar Wiwik di hadapan para peserta.

Lebih lanjut, Wiwik menjelaskan bahwa materi pelatihan difokuskan pada pengolahan produk jahe yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Dengan membekali mereka keterampilan kerja, diharapkan para warga binaan bisa menjadi pribadi yang produktif, mandiri, dan siap berkontribusi positif. "Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan nanti para peserta punya keterampilan baru yang dapat meningkatkan penghasilan keluarga di masa depan," tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Sosial PPPA juga menyerahkan bantuan berupa paket alat pembuatan produksi Jahe Cinta kepada pihak Bapas. Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal sebagai modal awal bagi para warga binaan untuk memulai usaha secara kolektif maupun mandiri. (rou)

Galeri Foto