Dukung Pelayanan Publik, OPD Jember Perkuat Strategi Pengelolaan Media Sosial
- 06 Mei 2026
- Dibaca 92 Kali
Bagikan Via:
Dukung Pelayanan Publik, OPD Jember Perkuat Strategi Pengelolaan Media Sosial
JEMBER, 6 MEI 2026 – Upaya meningkatkan kualitas konten dan keterlibatan publik melalui media sosial menjadi fokus utama dalam kegiatan optimalisasi strategi digital yang digelar bagi seluruh operator Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kecamatan di Kabupaten Jember. Kegiatan ini dilakukan di Kecamatan Ambulu pada Selasa, 5 Mei 2026. Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Dinas Komunikasi dan Informatika yang memberikan pemahaman teknis mengenai peningkatan performa konten di berbagai platform.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh operator media sosial OPD dan kecamatan, termasuk perwakilan dari Kecamatan Balung. Hadir sebagai operator sekaligus staf kecamatan, Afifatul menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat membantu dalam memperkuat kemampuan pengelolaan informasi di tingkat kecamatan. “Materi yang disampaikan memudahkan kami memahami langkah-langkah teknis agar konten kecamatan lebih menarik dan menjangkau masyarakat lebih luas,” ujarnya.
Salah satu narasumber dari bidang publikasi media sosial, Najib, memaparkan strategi peningkatan views di Instagram dan TikTok. Menurutnya, konsistensi unggahan dan pemilihan visual menjadi faktor penting untuk meningkatkan jangkauan. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara operator dengan tenaga pendukung seperti PJLP dalam mempercepat produksi konten.
Narasumber lain dari tim Wadul Guse, M. Prigita Aulia Dani, menyoroti pentingnya respons cepat terhadap laporan masyarakat yang masuk melalui kanal pengaduan tersebut. “Setiap laporan masyarakat di Wadul Guse harus diverifikasi dan ditindaklanjuti secepat mungkin. Respons cepat akan meningkatkan kepercayaan publik dan memastikan masalah yang disampaikan masyarakat tidak berlarut,” jelasnya.
Para narasumber juga mencontohkan pola konten yang terbukti efektif, mulai dari edukasi layanan, video informatif berdurasi pendek, hingga laporan kegiatan dengan format dinamis. Selain itu, penekanan juga diberikan pada pentingnya menjaga kualitas komunikasi digital agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas dan mudah dipahami.
Pelatihan ini menegaskan bahwa media sosial pemerintah bukan hanya ruang publikasi, tetapi jembatan komunikasi antara pemerintah dan warga. Dengan peningkatan kapasitas operator, media sosial pemerintah diharapkan menjadi sarana informasi yang lebih efektif, responsif, dan mendukung pelayanan publik yang transparan.
DPI