logo ppid jember kim
Oleh : Bagian Umum, Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Ekskutif dan Legislatif Jember Tanda Tangani Kesepakatan KUA PPAS 2027

  • 08 September 2026
  • Dibaca 69 Kali
Bagikan Via:
ekskutif-dan-legislatif-jember-tanda-tangani-kesepakatan-kua-ppas-2027-20260908

Ekskutif dan Legislatif Jember Tanda Tangani Kesepakatan KUA PPAS 2027

JEMBER, 08 SEPTEMBER 2026 - DPRD Kabupaten Jember bersama Pemerintah Kabupaten Jember menyepakati dan menandatangani Nota Kesepakatan Kebijakan Umum APBD serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 dalam Sidang Paripurna Kedua DPRD Jember, Senin 07 September 2026 malam.

Kesepakatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penyusunan APBD 2027. Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, pembahasan KUA-PPAS berlangsung dengan baik. Menurutnya, pandangan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jember sejalan dengan arah kebijakan pembangunan yang disiapkan pemerintah daerah.

"Alhamdulillah, penandatanganan KUA-PPAS 2027 berjalan cukup bagus. Pandangan Banggar yang disampaikan tadi juga sejalan dengan keinginan kami dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang merata," ujar Gus Fawait, sapaan dia.

Ia berharap kesepakatan tersebut menjadi pijakan agar pembahasan perubahan APBD (P-APBD) 2026 dan penyusunan APBD 2027 dapat berjalan lancar serta sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Dengan sudah ditandatanganinya KUA-PPAS ini, mudah-mudahan ke depan pembahasan P-APBD 2026 dan perencanaan APBD 2027 juga berjalan lancar, sesuai dengan peraturan perundang-undangan," katanya.

Sementara itu, terkait adanya satu fraksi yang memilih tidak menandatangani dokumen KUA-PPAS 2027, Gus Fawait menyebut perbedaan sikap tersebut merupakan bagian dari dinamika politik di parlemen.

Menurutnya, perbedaan pandangan tidak seharusnya menghambat tujuan utama pembangunan daerah.

"Ini hal biasa dan tidak menjadi persoalan dalam dunia politik. Itulah dinamikanya. Yang terpenting adalah tujuan pembangunan dan kemajuan Jember dapat terlaksana untuk kemakmuran masyarakat Jember," ujarnya.

Gus Fawait menegaskan pemerintah daerah tetap mengedepankan komunikasi dan kerja sama dengan DPRD dalam menjalankan agenda pembangunan. Kesepakatan KUA-PPAS diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif.

Dalam kesempatan yang sama, Fawait turut menanggapi antrean masyarakat di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jember dalam beberapa hari terakhir.

Ia memastikan ketersediaan BBM di Jember mencukupi dan meminta masyarakat tidak panik. Pemerintah Kabupaten Jember, kata dia, telah berkoordinasi dengan Pertamina untuk menambah pasokan BBM guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Untuk BBM, saat ini Pertamina sudah menambah pasokan dan melebihi kuota kebutuhan di Jember. Beberapa hari kemarin memang ada keterlambatan pengiriman karena kemacetan yang terjadi di sekitar depo penyuplai BBM yang ada di Tanjungwangi, Banyuwangi," jelasnya.

Gus Fawait optimistis antrean di sejumlah SPBU dapat segera terurai dalam satu hingga dua hari dan kondisi kembali normal.

Ia juga mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

"Yang penting masyarakat tidak perlu panik. Kami mengimbau untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak perlu sampai melakukan penimbunan," pungkasnya. (al)

Galeri Foto