Gandeng Karang Taruna, DPRKPLH Jember Survei Titik Konservasi Mata Air di Sanenrejo
- 27 Juni 2026
- Dibaca 30 Kali
Bagikan Via:
Gandeng Karang Taruna, DPRKPLH Jember Survei Titik Konservasi Mata Air di Sanenrejo
JEMBER, 27 JUNI 2026 – Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Jember bergerak cepat menjaga kelestarian sumber daya air di wilayahnya. Melalui Bidang Tata Lingkungan dan menggandeng pemuda Karang Taruna setempat, DPRKPLH melaksanakan survei lokasi penanaman bambu sebagai upaya konservasi sumber mata air di Desa Sanenrejo, Kecamatan Tempurejo, Sabtu 27 Juni 2026.
Kolaborasi bersama generasi muda ini menjadi langkah awal untuk menentukan titik-titik strategis penanaman. Tim di lapangan meninjau langsung kondisi karakteristik lahan, aksesibilitas, serta vegetasi eksisting demi memastikan program konservasi berjalan tepat sasaran.
Bambu dipilih karena memiliki sistem perakaran kuat yang efektif meningkatkan daya serap air ke dalam tanah, menjaga kestabilan lereng, sekaligus mencegah erosi. Melalui program berbasis ekosistem ini, DPRKPLH berkomitmen menjamin ketersediaan air bersih jangka panjang bagi masyarakat desa.
Kepala DPRKPLH Kabupaten Jember, Jupriono, S.T., menegaskan bahwa penyelamatan sumber mata air merupakan program prioritas pemerintah daerah dalam isu keberlanjutan lingkungan.
"Konservasi ini bukan sekadar menanam pohon, melainkan investasi masa depan untuk memastikan keberlangsungan sumber daya air bagi masyarakat. Kami berkomitmen menjalankan program yang terencana, berkelanjutan, dan inklusif dengan melibatkan warga lokal agar manfaatnya langsung terasa," ujar Jupriono.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Tata Lingkungan DPRKPLH Jember, Erwin Hermawan, S.T., menjelaskan bahwa akurasi data hasil survei akan menentukan efektivitas fungsi ekologis dari bambu yang ditanam.
"Tahap survei ini krusial. Kami harus memastikan posisi sumber mata air dan kontur kawasan benar-benar sesuai. Perencanaan yang matang akan membuat fungsi bambu sebagai pemelihara cadangan air bekerja optimal," jelas Erwin.
Di lokasi yang sama, anggota Tim Bidang Tata Lingkungan, Wahyu Hari Susanto, S.T., menambahkan bahwa pemetaan dilakukan secara mendetail. Data lapangan tersebut nantinya menjadi acuan utama teknis penanaman di fase berikutnya.
Melalui sinergi antara pemerintah dan komunitas pemuda Desa Sanenrejo, DPRKPLH Kabupaten Jember berharap aksi nyata ini tidak hanya berdampak pada pulihnya ekosistem tata air, tetapi juga mampu memantik kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga alam secara mandiri. (fag)