Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
Gerakan 1.200 Nakes Hadir di Posyandu Catleya 74B, Kelurahan Iman Pantau Bumil Risiko Tinggi dan Imunisasi Anak
- 13 Maret 2026
- Dibaca 489 Kali
Bagikan Via:
Gerakan 1.200 Nakes Hadir di Posyandu Catleya 74B, Kelurahan Iman Pantau Bumil Risiko Tinggi dan Imunisasi Anak
JEMBER, 13 MARET 2026 – Gerakan 1.200 Nakes hadir di Posyandu Catleya 74B, Kelurahan Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember pada Kamis, 12 Maret 2026, memperkuat pemantauan kesehatan masyarakat mulai dari ibu hamil berisiko tinggi hingga kelengkapan imunisasi bayi dan balita melalui inovasi Kelurahan Iman (Imunisasi Mantap).
Kegiatan posyandu ini melibatkan dua bidan dari Puskesmas Sumbersari yang dibantu oleh kader kesehatan setempat. Salah satunya merupakan tenaga kesehatan dari program Gerakan 1.200 Nakes, yang hadir untuk memperkuat pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat sekaligus memastikan seluruh sasaran mendapat pemantauan kesehatan secara berkelanjutan.Sejak pagi, warga mulai berdatangan ke lokasi posyandu. Ibu hamil, bayi dan balita, hingga warga dewasa serta lansia mengikuti berbagai layanan kesehatan yang tersedia. Selain pemeriksaan kesehatan, seluruh peserta juga mendapatkan edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan keluarga.Pelayanan bagi bayi dan balita diawali dengan pemeriksaan tumbuh kembang. Setelah itu, anak-anak mendapatkan imunisasi sesuai jadwal yang telah ditentukan. Jenis imunisasi yang diberikan di posyandu ini antara lain DPT, Polio, Rota Virus, IPV, dan PCV.Sementara itu, ibu hamil mendapatkan layanan pemeriksaan kehamilan untuk memantau kondisi kesehatan ibu dan janin. Dalam kegiatan tersebut juga diberikan obat cacing bagi anak sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan sejak dini.
Bidan Ike Sulistiyani, Amd. Keb, yang bertugas dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa di wilayah posyandu ini terdapat ibu hamil dengan kondisi risiko tinggi sehingga membutuhkan pemantauan lebih intensif.“Di lingkungan posyandu ini ada bumil dengan risiko tinggi. Tindak lanjutnya kita bersama kader dalam program Gerakan 1.200 Nakes akan melakukan kunjungan rumah,” ujar Ike. Menurutnya, pendekatan jemput bola menjadi salah satu langkah penting agar seluruh sasaran tetap terpantau oleh tenaga kesehatan.“Kalau ada sasaran yang tidak datang, nanti akan kami kunjungi ke rumah. Jadi tetap kami pantau kondisi kesehatannya,” tambahnya. (ken)