Guru Ngaji Desa Candijati Terima Insentif, Bukti Perhatian Pemerintah bagi Pejuang Pendidikan Al-Qur’an
- 14 Maret 2026
- Dibaca 144 Kali
Bagikan Via:
Guru Ngaji Desa Candijati Terima Insentif, Bukti Perhatian Pemerintah bagi Pejuang Pendidikan Al-Qur’an
JEMBER, 14 MARET 2026 – Suasana penuh kehangatan dan rasa syukur mewarnai kegiatan penyerahan insentif bagi para guru ngaji di Desa Candijati, Kecamatan Arjasa pada Sabtu, 14 Maret 2026.
Program yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Jember ini menjadi bentuk apresiasi nyata atas dedikasi para guru ngaji yang selama ini dengan tulus membimbing generasi muda dalam mempelajari Al-Qur’an dan nilai-nilai keislaman.
Penyerahan insentif tersebut merupakan bagian dari komitmen Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. yang akrab disapa Gus Fawait, dalam memperhatikan kesejahteraan para guru ngaji di berbagai desa. Para penerima insentif di Desa Candijati terlihat antusias dan bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah.
Kegiatan ini dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta para guru ngaji yang selama ini aktif mengajar di mushola dan rumah-rumah warga. Mereka merupakan sosok yang berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai agama kepada anak-anak hingga remaja di lingkungan desa.
Dalam kesempatan tersebut, salah satu guru ngaji penerima insentif, Selfiana, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bupati Jember atas perhatian yang diberikan kepada para pengajar Al-Qur’an di tingkat desa.
“Semoga program insentif guru ngaji ini selalu lancar dan terus berjalan kedepannya, serta program-program Gus Bupati yang lain juga bisa berjalan dengan baik tanpa ada kendala” ujarnya.
Selain sebagai bentuk penghargaan, pemberian insentif ini juga diharapkan mampu memotivasi para guru ngaji untuk terus konsisten dalam mengajar serta memperluas kegiatan pendidikan keagamaan di desa.
Pemerintah Kabupaten Jember sendiri terus mendorong berbagai program yang berpihak pada penguatan pendidikan keagamaan di masyarakat. Dukungan kepada para guru ngaji dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga nilai-nilai religius dan membangun generasi yang berakhlakul karimah.
Penyerahan insentif tersebut tidak hanya menjadi momentum pemberian bantuan, tetapi juga menjadi simbol penghargaan bagi para pejuang pendidikan agama yang selama ini bekerja dengan penuh ketulusan di tengah masyarakat.
Bagi para guru ngaji di Desa Candijati, perhatian dari pemerintah daerah menjadi suntikan semangat baru untuk terus mengabdi dalam membimbing umat melalui pendidikan Al-Qur’an. (aza)