Gus Fawait di Bunga Desaku Pakusari: "Layanan UHC dan Umum Pelayanannya Sama , Tapi Jangan Minta VVIP Ya"
- 21 Juli 2026
- Dibaca 4 Kali
Bagikan Via:
Gus Fawait di Bunga Desaku Pakusari: "Layanan UHC dan Umum Pelayanannya Sama , Tapi Jangan Minta VVIP Ya"
JEMBER, 21 JULI 2026 - Suasana penuh keakraban mewarnai agenda program Bunga Desaku yang mempertemukan ratusan kader Posyandu serta pengurus RT/RW se-Kecamatan Pakusari di Lapangan Pakusari, Senin 20 Juli 2026. Di sela-sela pemaparannya mengenai jaminan kesehatan gratis Universal Health Coverage atau UHC, Bupati Jember Muhammad Fawait menyisipkan intermeso jenaka namun berisi. Beliau menegaskan bahwa seluruh pasien UHC maupun umum berhak mendapatkan kualitas pelayanan medis yang persis sama di Puskesmas maupun Rumah Sakit Daerah (RSD), sembari berseloroh meminta warga tetap bijak memahami ketentuan kelas fasilitas rawat inap yang disediakan.
"Pelayanan kesehatan dari dokter, kualitas obat, sampai senyum tenaga medis itu tidak ada bedanya, mau pasien umum atau pakai UHC. Semua wajib dilayani sebaik-baiknya. Tapi jangan minta VVIP ya," kelakar Gus Fawait yang disambut tawa riuk dan tepuk tangan dari para kader Posyandu serta ketua RT/RW yang hadir.
Gus Fawait menekankan bahwa program UHC dirancang untuk memastikan seluruh warga Kabupaten Jember mendapatkan hak pelayanan kesehatan yang layak tanpa terkendala biaya. Oleh karena itu, beliau melarang keras adanya praktik diskriminasi atau pembagian kasta pelayanan di seluruh fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah.
Guna memastikan komitmen tersebut bukan sekadar janji, Bupati Jember secara khusus memanggil dua pimpinan fasilitas kesehatan untuk naik langsung ke atas panggung utama. Beliau memanggil Kepala Puskesmas Pakusari, dr. Dian Alfiyatul Uliyah, serta Direktur RSD Kalisat, dr. Nurullah Hidajahningtyas, mengingat RSD Kalisat merupakan fasilitas rujukan utama dan terdekat bagi warga Pakusari.
Di hadapan ratusan warga yang hadir, Gus Fawait langsung melontarkan pertanyaan tegas kepada kedua pimpinan faskes tersebut mengenai ada atau tidaknya perbedaan layanan antara pasien UHC dan umum. Merespons pertanyaan Bupati, dr. Dian Alfiyatul Uliyah menegaskan secara langsung bahwa tidak ada perbedaan perlakuan sama sekali di lapangan dan seluruh pasien dipastikan mendapatkan pelayanan secara maksimal.
Aksi tanya jawab langsung di atas panggung ini mendapat apresiasi positif dari para peserta. Langkah transparan tersebut memberikan kepastian nyata bagi para kader Posyandu dan pengurus RT/RW sebagai garda terdepan masyarakat, bahwa jaminan kesehatan gratis UHC di Kabupaten Jember benar-benar diimbangi dengan kualitas pelayanan yang setara, sigap, dan bermartabat. (zal)