logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumbersari

Hidup Berdampingan dengan Mahasiswa, Ekonomi Tegalgede Terus Bergerak Maju

  • 13 Mei 2026
  • Dibaca 157 Kali
Bagikan Via:
hidup-berdampingan-dengan-mahasiswa-ekonomi-tegalgede-terus-bergerak-maju-20260513

Hidup Berdampingan dengan Mahasiswa, Ekonomi Tegalgede Terus Bergerak Maju

JEMBER, 13 MEI 2025 - Deretan rumah kos, warung makan sederhana, jasa laundry, hingga usaha kopi rumahan menjadi pemandangan yang tumbuh hampir di setiap sudut Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Kawasan yang berada di salah satu pusat pendidikan itu kini berkembang menjadi ruang hidup yang dinamis antara warga lokal dan para mahasiswa pendatang.

Kehadiran mahasiswa dari berbagai daerah secara perlahan membentuk denyut ekonomi baru bagi masyarakat. Tidak sedikit warga yang memanfaatkan rumah pribadi menjadi tempat kos, membuka warung makan, jasa fotokopi, hingga usaha kebutuhan harian yang menyasar kalangan pelajar dan mahasiswa.

Aktivitas tersebut membuat roda ekonomi warga terus bergerak hampir tanpa henti. Pada pagi hari, kawasan permukiman mulai ramai oleh mahasiswa yang berangkat kuliah. Sementara malam hari, pusat-pusat kuliner kecil dan warung kopi di lingkungan kampung menjadi tempat berkumpul warga dan anak muda.

Di balik geliat itu, banyak usaha rumahan tumbuh dari skala kecil. Sebagian besar dikelola keluarga secara mandiri dengan memanfaatkan ruang terbatas di depan rumah. Meski sederhana, usaha tersebut menjadi sumber penghasilan utama bagi warga.

Lurah Tegalgede, Shierley Aisyah, mengatakan bahwa keberadaan mahasiswa memberikan dampak ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat sekitar. Menurut dia, hubungan antara warga dan mahasiswa selama ini terjalin cukup baik dan saling mendukung.

“Banyak sektor usaha warga yang tumbuh karena adanya aktivitas pendidikan di sekitar Tegalgede. Mulai dari rumah kos, kuliner, laundry, hingga UMKM kecil semuanya bergerak bersama,” ujarnya, Rabu 13 Mei 2026.

Shierley menuturkan, posisi Tegalgede yang strategis menjadikan wilayah tersebut berkembang sebagai kawasan hunian sekaligus pusat ekonomi masyarakat urban. Namun di tengah pertumbuhan itu, pihak kelurahan tetap mendorong agar suasana kampung yang guyub tetap terjaga.

“Kami ingin pembangunan ekonomi berjalan beriringan dengan kenyamanan lingkungan. Warga tetap menjaga kebersamaan, keamanan, dan budaya gotong royong meskipun wilayah ini terus berkembang,” katanya.

Selain sektor kos dan kuliner, perkembangan ekonomi juga terlihat dari munculnya usaha berbasis digital dan jasa kreatif yang dijalankan anak muda setempat. Sebagian warga mulai memanfaatkan media sosial untuk memasarkan makanan, jasa titip, hingga produk rumahan.

Di tengah perubahan kawasan perkotaan yang semakin cepat, Tegalgede menunjukkan wajah kampung yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan karakter sosialnya. Kehidupan berdampingan antara warga dan mahasiswa bukan hanya menciptakan keramaian, tetapi juga membuka ruang tumbuh bagi ekonomi masyarakat secara lebih luas. (sar)

Galeri Foto