logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Homecare Puskesmas Sumbersari Pantau Balita 11 Bulan dengan Gizi Kurang di Wirolegi

  • 17 Oktober 2026
  • Dibaca 4 Kali
Bagikan Via:
homecare-puskesmas-sumbersari-pantau-balita-11-bulan-dengan-gizi-kurang-di-wirolegi-20261018

Homecare Puskesmas Sumbersari Pantau Balita 11 Bulan dengan Gizi Kurang di Wirolegi

JEMBER, 17 OKTOBER 2026 – Pemantauan pertumbuhan balita menjadi perhatian dalam pelayanan kesehatan masyarakat, terutama bagi anak yang mengalami masalah gizi. Melalui pelayanan homecare, Puskesmas Sumbersari mengunjungi seorang balita bernama Zaidan, berusia 11 bulan, di Kelurahan Wirolegi, Kabupaten Jember, pada Jumat, 16 Oktober 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi pertumbuhan Zaidan sekaligus memperkuat pemantauan oleh tenaga kesehatan dan kader posyandu. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang disampaikan petugas, berat badan Zaidan berada dalam kategori gizi kurang, sementara tinggi badannya masih berada dalam kategori normal.

Bidan Puskesmas Sumbersari, Faiz, menjelaskan bahwa kondisi tersebut perlu mendapat perhatian melalui pemantauan pertumbuhan secara berkelanjutan. Pengawasan berat badan diperlukan untuk mengetahui perkembangan anak dan menjadi bahan evaluasi dalam pendampingan selanjutnya.

“Hari ini kami mengunjungi bayi berusia 11 bulan dengan berat badan kategori gizi kurang, tetapi untuk tinggi badan masih normal. Ke depannya, kami sebagai tenaga kesehatan bersama kader posyandu akan terus memantau perkembangan berat badan adik ini,” ujar Faiz.

Pemantauan pertumbuhan menjadi bagian penting untuk mengetahui perubahan kondisi anak dari waktu ke waktu. Dalam kasus Zaidan, perhatian diberikan pada perkembangan berat badan karena hasil pemeriksaan menunjukkan adanya masalah gizi, meskipun tinggi badannya masih berada dalam kategori normal.

Melalui kunjungan langsung ke rumah, tenaga kesehatan dapat melakukan pemantauan sekaligus melihat kondisi anak di lingkungan tempat tinggalnya. Pendekatan ini juga membuka kesempatan untuk memperkuat koordinasi antara petugas kesehatan dan kader posyandu dalam mengikuti perkembangan balita yang membutuhkan perhatian lebih.

Faiz menegaskan bahwa pemantauan tidak berhenti pada kunjungan kali ini. Tenaga kesehatan dan kader posyandu akan terus mengikuti perkembangan berat badan Zaidan agar perubahan kondisi pertumbuhannya dapat diketahui. Pemantauan secara berkelanjutan diperlukan sebagai bagian dari upaya mendampingi pertumbuhan anak.

Pelayanan homecare yang dilaksanakan Puskesmas Sumbersari di Wirolegi pada 16 Oktober 2026 tersebut juga mencakup kunjungan kepada pasangan lansia berusia 86 tahun. Kegiatan ini menunjukkan upaya tenaga kesehatan menjangkau kelompok masyarakat dengan kebutuhan pemantauan kesehatan yang berbeda, mulai dari lansia hingga balita.

Melalui pendampingan dan pemantauan pertumbuhan, Puskesmas Sumbersari bersama kader posyandu diharapkan dapat terus mengikuti kondisi Zaidan. Perkembangan berat badan yang terpantau secara rutin menjadi salah satu perhatian dalam memastikan kebutuhan kesehatan balita tersebut mendapatkan tindak lanjut yang sesuai.nay

Galeri Foto