Honorarium Guru Ngaji dan Guru Kitab Suci, Program Bupati Fawait Dukung Pembinaan Generasi Religius
- 14 Maret 2026
- Dibaca 154 Kali
Bagikan Via:
Honorarium Guru Ngaji dan Guru Kitab Suci, Program Bupati Fawait Dukung Pembinaan Generasi Religius
JEMBER, 14 MARET 2026 - Suasana hangat dan penuh antusiasme terasa di Kantor Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, pada Sabtu 14 Maret 2026. Sejak pukul 10.00 WIB, ratusan guru ngaji muslim, guru kitab suci non muslim, serta petugas pembantu pencatat nikah (P3N) telah memadati lokasi kegiatan untuk menghadiri penyerahan honorarium tahun 2026.
Sebanyak 153 penerima program hadir dengan penuh semangat sebagai bentuk apresiasi atas perhatian pemerintah daerah terhadap pengabdian mereka di tengah masyarakat.
Acara diawali dengan sambutan dari Lurah Tegal Besar Maria HardajantiA, Md. yang menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada para guru ngaji, guru kitab suci, dan P3N yang selama ini menjadi garda terdepan dalam membimbing masyarakat, baik dalam kehidupan keagamaan maupun sosial. Ia menegaskan bahwa peran mereka tidak hanya sebatas mengajar, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral dan karakter bagi generasi muda.
Di sela-sela proses penyerahan honorarium, Lurah Mardi Hadajanti menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen Bupati Jember, Muhammad Fawait, dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai spiritual dan kebersamaan.
“Ini merupakan program dari Gus Bupati Fawait untuk bersama-sama membangun generasi yang cerdas secara fisik dan otak. Guru ngaji memiliki peran yang sangat besar dalam membentuk generasi kita yang kuat, mandiri, sekaligus memiliki mental religius yang kuat,” ungkapnya.
Penyerahan honorarium dilakukan secara bertahap kepada para penerima yang hadir. Raut wajah bahagia dan rasa syukur tampak jelas dari para guru ngaji, guru kitab suci non muslim, dan P3N yang selama ini telah mengabdikan diri untuk membimbing masyarakat tanpa mengenal lelah.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah daerah terhadap para tokoh masyarakat yang berperan penting dalam membangun fondasi moral dan spiritual warga. Diharapkan, melalui dukungan tersebut, semangat pengabdian para penerima program akan semakin kuat dalam mencetak generasi yang berkarakter, religius, dan berdaya saing di masa depan.