JEMBER CINTA KESEHATAN: HADIRKAN HARAPAN, PULIHKAN SENYUM, WUJUDKAN KESEHATAN UNTUK SEMUA
- 19 Oktober 2026
- Dibaca 24 Kali
Bagikan Via:
JEMBER CINTA KESEHATAN: HADIRKAN HARAPAN, PULIHKAN SENYUM, WUJUDKAN KESEHATAN UNTUK SEMUA
JEMBER, 17 Oktober 2026 — Kesehatan bukan sekadar tentang pengobatan, tetapi juga tentang kesempatan untuk hidup lebih baik, tumbuh dengan percaya diri, dan menatap masa depan dengan penuh harapan.
Semangat inilah yang diwujudkan Pemerintah Kabupaten Jember melalui peluncuran program “Jember Cinta Kesehatan” yang dirangkaikan dengan program “Salam Cinta dari Jember”, Sabtu, 17 Oktober 2026.
Menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat, merata, dan berpihak kepada masyarakat, program ini menjadi langkah nyata dalam memperluas akses layanan medis, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan kesehatan secara optimal.
Momentum peluncuran yang bertepatan dengan hari ulang tahun Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto, menjadi pengingat akan pentingnya semangat pengabdian, kepedulian sosial, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Jember, H. Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember untuk memastikan masyarakat mendapatkan kesempatan yang lebih luas dalam mengakses pelayanan kesehatan.
Melalui program ini, pemerintah daerah ingin menghadirkan pelayanan yang tidak hanya tersedia di fasilitas kesehatan, tetapi juga mampu menjangkau masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses, baik karena kondisi ekonomi, jarak geografis, maupun faktor lainnya.
Program Jember Cinta Kesehatan menjadi bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan Universal Health Coverage atau UHC, sekaligus membangun sistem pelayanan kesehatan yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Salah satu wujud nyata program ini adalah tindakan operasi bagi pasien dengan kelainan bawaan yang membutuhkan penanganan medis.
Pada pelaksanaan kegiatan ini, tercatat 12 pasien menjalani tindakan operasi, terdiri atas 6 pasien operasi bibir sumbing, 3 pasien operasi polidaktili atau kondisi jumlah jari tangan maupun kaki yang berlebih, serta 3 pasien operasi fimosis.
Di balik setiap tindakan medis, terdapat harapan yang besar. Harapan agar anak-anak dapat tumbuh dengan lebih baik, pasien memperoleh kualitas hidup yang lebih optimal, dan keluarga memiliki kesempatan untuk menjalani hari-hari dengan lebih tenang.
Tidak berhenti pada tindakan operasi, program Jember Cinta Kesehatan juga mencakup pelayanan kesehatan massal, pemeriksaan dan skrining kesehatan, program home care, serta penguatan layanan rujukan regional.
Pelaksanaannya melibatkan kolaborasi lintas sektor, tenaga kesehatan, Dinas Kesehatan, serta fasilitas pelayanan kesehatan. Sebanyak 1.200 tenaga kesehatan direncanakan terlibat dalam rangkaian layanan program ini untuk memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat.
Ketua Tim Pelaksana Percepatan Pembangunan Daerah atau TP3D Bidang Kesehatan Kabupaten Jember, Dr. Ulfa Elfiah, menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk membantu mengidentifikasi dan menuntaskan berbagai persoalan kesehatan yang membutuhkan perhatian serta penanganan berkelanjutan.
Dukungan fasilitas kesehatan rujukan, termasuk RSD dr. Soebandi, menjadi bagian penting dalam upaya memberikan pelayanan medis yang terintegrasi dan berkualitas, sekaligus memperkuat peran Jember sebagai pusat rujukan kesehatan bagi wilayah sekitarnya.
Melalui Jember Cinta Kesehatan dan Salam Cinta dari Jember, Pemerintah Kabupaten Jember ingin memastikan bahwa pelayanan kesehatan bukan hanya tentang hadirnya fasilitas dan tenaga medis, melainkan juga tentang kepedulian yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Sebab, ketika akses kesehatan semakin terbuka, harapan tumbuh kembali. Ketika pengobatan dapat dijangkau, masa depan terasa lebih dekat.
Jember Cinta Kesehatan. Salam Cinta dari Jember. Bersama, menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat, lebih merata, dan penuh kepedulian bagi seluruh masyarakat.