JKCI Festival 2026 Angkat Wisata Watu Ulo, Siap Dongkrak Ekonomi Pesisir
- 18 Juli 2026
- Dibaca 70 Kali
Bagikan Via:
JKCI Festival 2026 Angkat Wisata Watu Ulo, Siap Dongkrak Ekonomi Pesisir
JEMBER, 18 JULI 2026 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus mematangkan persiapan penyelenggaraan Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI) Festival 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Juli hingga 1 Agustus 2026 di kawasan wisata Pantai Watu Ulo. Festival tersebut diproyeksikan menjadi salah satu agenda unggulan yang mampu memperkuat promosi destinasi wisata pesisir sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Jember.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Jember Dr. H. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. saat memberikan sambutan pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Lapangan SMP Negeri 1 Jember, Jumat, 17 Juli 2026. Dalam kesempatan itu, Fawait mengajak masyarakat mendukung seluruh rangkaian agenda peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Jember, termasuk penyelenggaraan Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI) Festival 2026 yang masuk dalam kalender event resmi pemerintah daerah.
Menurut Fawait, Kabupaten Jember memiliki potensi wisata alam yang besar dan harus terus dipromosikan melalui berbagai kegiatan berskala regional maupun nasional. Salah satunya adalah kawasan Pantai Watu Ulo yang selama ini menjadi destinasi unggulan di pesisir selatan Jember dan memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
"Kami ingin setiap agenda yang diselenggarakan pemerintah daerah tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI) Festival 2026 menjadi salah satu momentum untuk memperkenalkan potensi wisata Pantai Watu Ulo sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat di kawasan pesisir," ujar Dr. H. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI) Festival 2026 diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan untuk berkunjung ke Jember. Meningkatnya jumlah pengunjung diyakini akan berdampak langsung terhadap sektor perhotelan, kuliner, transportasi, jasa, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjajakan produk khas daerah.
Selain memperkenalkan keindahan Pantai Watu Ulo, festival tersebut juga diharapkan menjadi sarana promosi berbagai potensi ekonomi kreatif masyarakat pesisir. Pemerintah daerah mendorong pelaku UMKM memanfaatkan momentum ini untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing dengan daerah lain.
Fawait menambahkan, pengembangan sektor pariwisata merupakan salah satu strategi Pemkab Jember dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, berbagai event yang masuk dalam kalender resmi pemerintah akan terus didorong agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Sementara itu, Camat Sumbersari Deni Hadiatullah, S.IP., MM., yang ditemui usai kegiatan MPLS, menilai penyelenggaraan Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI) Festival 2026 menjadi bagian dari upaya memperkuat citra Jember sebagai daerah yang kaya akan destinasi wisata dan budaya.
"Agenda seperti Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI) Festival 2026 akan memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah. Ketika kunjungan wisata meningkat, pelaku UMKM, sektor kuliner, transportasi, hingga penginapan akan ikut merasakan manfaatnya. Kami berharap seluruh masyarakat ikut menyukseskan rangkaian event yang telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Jember," kata Deni.
Berdasarkan kalender kegiatan Pemerintah Kabupaten Jember, Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI) Festival 2026 akan digelar pada 31 Juli hingga 1 Agustus 2026 di Pantai Watu Ulo sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Jember. Melalui penyelenggaraan festival tersebut, Pemkab Jember berharap potensi wisata pesisir semakin dikenal luas, kunjungan wisatawan terus meningkat, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan selatan Jember semakin kuat. (sar)