logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Kebakaran Hanguskan Dua Rumah, Lurah Patrang Turun ke Lokasi Pastikan Penanganan dan Pemulihan

  • 16 April 2026
  • Dibaca 329 Kali
Bagikan Via:
kebakaran-hanguskan-dua-rumah-lurah-patrang-turun-ke-lokasi-pastikan-penanganan-dan-pemulihan-20260416

Kebakaran Hanguskan Dua Rumah, Lurah Patrang Turun ke Lokasi Pastikan Penanganan dan Pemulihan

JEMBER, 15 APRIL 2026 – Suasana duka menyelimuti warga Lingkungan Patrang, Kelurahan Patrang, Kecamatan Patrang, setelah kebakaran melanda dua rumah di Jalan Srikoyo Gang Delima, RW 09 RT 06, Rabu 15 April 2026 malam.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.45 WIB itu sempat memicu kepanikan warga. Api yang muncul tiba-tiba dengan cepat membesar, melalap bagian atap rumah sebelum akhirnya berhasil dikendalikan berkat upaya sigap petugas dan bantuan warga sekitar.

Dua rumah milik pasangan kepala keluarga, yakni Nur Cahyo Adi bersama Aan Suatmina serta Aris Susanto bersama Maimuna, menjadi korban utama dalam insiden tersebut. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran menyebabkan kerusakan cukup berat, terutama pada bagian atap bangunan.

Tak lama setelah laporan diterima, Lurah Patrang, Hariyono, langsung turun ke lokasi bersama Ketua RT dan RW setempat. Di tengah suasana penuh keprihatinan, ia menyapa warga dan memberikan dukungan moral kepada para korban yang tengah berupaya menyelamatkan sisa-sisa harta benda mereka.

“Kami hadir untuk memastikan warga dalam kondisi aman sekaligus memberikan semangat agar tetap kuat menghadapi cobaan ini,” ujar Hariyono di sela kunjungannya.

Proses pemadaman dilakukan oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Jember dengan dukungan penuh masyarakat setempat. Gotong royong warga menjadi kunci dalam mempercepat pengendalian api sehingga tidak merambat ke rumah lainnya.

Hariyono juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kejadian tersebut, mulai dari Damkar, BPBD, PLN, unsur TNI-Polri, relawan Tagana, hingga tim medis dari Puskesmas Patrang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, baik dalam penanganan awal maupun proses evakuasi,” katanya.

Selain dua rumah utama yang terbakar, sejumlah rumah di sekitar lokasi turut terdampak, di antaranya milik Anure Setiya M, Langit Yulia Ramadan, dan Aris Tetide Keano. Dampak yang ditimbulkan bervariasi, mulai dari kerusakan ringan hingga terganggunya aktivitas sehari-hari warga.

Menurut Hariyono, kebutuhan mendesak para korban saat ini meliputi perbaikan atap rumah, kasur, serta bantuan logistik untuk menunjang kebutuhan harian. Pihak kelurahan pun berencana segera berkoordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat proses pemulihan pascakebakaran.

“Terkait dengan itu, besok kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar penanganan bisa segera dilakukan,” terangnya.

Selain itu, kerja bakti warga dijadwalkan digelar keesokan hari untuk membersihkan puing-puing sisa kebakaran. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan lingkungan sekaligus meringankan beban para korban.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Namun, peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kebakaran di lingkungan permukiman padat. (yud)

Galeri Foto