Kecamatan Ajung Semarakkan Tradisi Ancak Agung, Jember Sukses Torehkan Dua Rekor MURI
- 23 Agustus 2026
- Dibaca 14 Kali
Bagikan Via:
Kecamatan Ajung Semarakkan Tradisi Ancak Agung, Jember Sukses Torehkan Dua Rekor MURI
JEMBER, 23 AGUSTUS 2026 - Pusat Kabupaten Jember dipadati lautan manusia dalam perayaan tradisi tahunan Ancak Agung yang digelar meriah oleh Pemerintah Kabupaten Jember, Sabtu 22 Agustus 2026. Dalam parade tersebut, Kecamatan Ajung tampil memukau dengan membawa ancak unik berbentuk huruf 'A' dan replika pesawat yang memikat perhatian ribuan penonton di sepanjang rute arak-arakan.
Ribuan warga tampak tumpah ruah mengawal ratusan ancak yang sarat nilai estetika dan religi. Tradisi yang rutin digelar sebagai wujud rasa syukur sekaligus media pelestarian kearifan lokal ini berhasil mencatatkan sejarah baru di tingkat nasional melalui penganugerahan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).
Gelaran tahun ini berlangsung jauh lebih istimewa dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tim verifikator MURI secara resmi mengesahkan dua capaian rekor spektakuler sekaligus. Pertama, Rekor Ancak Tertinggi Rangkaian Suwar-Suwir. Gunungan raksasa yang tersusun dari ribuan suwar-suwir—makanan khas legendaris Jember berbahan dasar tapai singkong—menjulang megah sebagai representasi ikon kuliner lokal.
Kedua, Rekor Parade Ancak Agung Terbanyak. Rekor ini diraih berkat partisipasi serentak ratusan ancak dari seluruh kecamatan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan elemen masyarakat, yang dikawal ribuan warga dalam arak-arakan terpanjang dan teramai sepanjang sejarah penyelenggaraannya.
Camat Ajung, Muhammad Sifak Beni Kurniawan, menyampaikan kebanggaannya atas keterlibatan aktif warga Ajung dalam menyukseskan pergelaran akbar ini.
"Keikutsertaan Kecamatan Ajung dalam acara Ancak Agung bukan sekadar formalitas, melainkan wujud rasa syukur bersama dan komitmen kami dalam melestarikan warisan tradisi leluhur. Kami sangat mengapresiasi antusiasme warga Ajung yang secara sukarela bergotong royong, mulai dari merangkai ancak hingga ikut mengawal langsung di barisan parade," ujar Sifak.
Ia menambahkan bahwa pencapaian rekor ini merupakan bukti nyata dari kuatnya sinergi antara pemerintah dan warga.
"Capaian Rekor MURI untuk parade ancak terbanyak dan gunungan suwar-suwir tertinggi membuktikan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat mampu menghasilkan momentum budaya yang luar biasa. Harapan kami, tradisi ini terus menguatkan tali persaudaraan warga Ajung, sekaligus mendorong potensi ekonomi kreatif serta pariwisata lokal Jember ke tingkat nasional," lanjutnya.
Puncak acara berlangsung makin riuh ketika rombongan parade tiba di Alun-Alun Jember. Suasana seketika berubah penuh kegembiraan saat ribuan warga berebut hasil bumi dan jajanan dari ancak yang telah disediakan. Tradisi ngalap berkah ini menjadi simbol pembagian rezeki secara merata, sekaligus menjadi penutup manis dari rangkaian kemeriahan Ancak Agung di Kabupaten Jember. (ar)