logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Kecamatan Patrang Hadiri Pembukaan Hari Santri Nasional 2026, Perkuat Semangat Persatuan dan Kebangsaan

  • 11 Oktober 2026
  • Dibaca 27 Kali
Bagikan Via:
kecamatan-patrang-hadiri-pembukaan-hari-santri-nasional-2026-perkuat-semangat-persatuan-dan-kebangsaan-20261012

Kecamatan Patrang Hadiri Pembukaan Hari Santri Nasional 2026, Perkuat Semangat Persatuan dan Kebangsaan

PATRANG, 11 OKTOBER 2026 – Camat Patrang, Musyaffa, S.HI., M.M., bersama jajaran staf Kecamatan Patrang menghadiri pembukaan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang digelar di Alun-Alun Nusantara, Kabupaten Jember, Sabtu 10 Oktober 2026 malam. Kegiatan yang diikuti ribuan santri dari berbagai wilayah di Kabupaten Jember tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran santri dalam menjaga persatuan, merawat toleransi, serta mendukung pembangunan daerah menuju Indonesia Emas 2045.

Peringatan Hari Santri Nasional tahun ini mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema tersebut menegaskan pentingnya kontribusi generasi santri dalam menghadapi tantangan masa depan, tidak hanya melalui penguatan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga melalui peningkatan kualitas pendidikan, wawasan kebangsaan, dan partisipasi dalam kehidupan bermasyarakat

Pembukaan kegiatan yang berlangsung mulai pukul 20.00 WIB itu dihadiri Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kiai, tokoh agama dan lintas agama, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta berbagai unsur organisasi kemasyarakatan, kepemudaan, dan keagamaan di Kabupaten Jember.

Dalam sambutannya, Bupati Jember yang akrab disapa Gus Fawait menekankan bahwa santri memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi diri, meraih prestasi, melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, serta mengambil peran strategis dalam pemerintahan dan berbagai bidang pembangunan.

Ia juga mendorong para santri agar tidak merasa rendah diri dalam mengejar cita-cita. Latar belakang pendidikan pesantren bukanlah penghalang untuk meraih keberhasilan dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Komitmen tersebut turut didukung melalui kebijakan Pemerintah Kabupaten Jember, termasuk program beasiswa pendidikan yang membuka peluang bagi generasi muda untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Selain menyoroti aspek pendidikan, Gus Fawait mengingatkan bahwa santri memiliki sejarah panjang dalam perjuangan kemerdekaan dan mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Nilai perjuangan, keikhlasan, kedisiplinan, serta kepedulian sosial yang tumbuh di lingkungan pesantren diharapkan terus diwujudkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sejalan dengan semangat tersebut, Camat Patrang, Musyaffa, S.HI., M.M., menyampaikan bahwa Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan sekaligus mendorong generasi santri agar terus berkembang dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

"Santri memiliki kesempatan yang sama untuk meraih prestasi, mengembangkan potensi diri, dan mengambil bagian dalam pembangunan. Kami berharap nilai-nilai yang dipelajari di pesantren, seperti akhlak, kedisiplinan, toleransi, dan kepedulian terhadap sesama, dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan semangat persatuan dan saling menghormati, santri dapat menjadi bagian penting dalam menjaga kerukunan serta mewujudkan Indonesia yang lebih maju,” ujarnya.

Kehadiran Camat Patrang beserta jajaran staf dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap penguatan nilai kebangsaan, kerukunan, dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat. Pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pesantren dan generasi muda, agar kemajuan dapat dirasakan secara luas.

Di tengah masyarakat yang beragam, toleransi dan sikap saling menghormati menjadi modal penting untuk menjaga kehidupan yang harmonis. Peran santri diharapkan tidak hanya terbatas pada lingkungan pendidikan keagamaan, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam membangun kepedulian, memperkuat persaudaraan, serta menjaga kerukunan antar umat beragama.

Melalui momentum Hari Santri Nasional 2026, Kecamatan Patrang turut mendukung semangat kolaborasi antara pemerintah, pesantren, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang damai, inklusif, dan berdaya saing. Sinergi tersebut penting agar nilai-nilai keagamaan berjalan seiring dengan semangat kebangsaan dan tanggung jawab sosial.

Dengan mengusung semangat “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas 2045”, peringatan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi santri yang berilmu, berakhlak, berkarakter kebangsaan, serta siap mengambil bagian dalam pembangunan Kabupaten Jember dan Indonesia. (naf)

Galeri Foto